Eks Setda Kabupaten Tasikmalaya Bakal Disulap Jadi Area Parkir, Bidik Tambahan PAD

Pemkab Tasikmalaya berencana menata ulang bangunan bekas Setda di Jalan Pemuda, Kelurahan Yudanegara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Eks Setda Kabupaten Tasikmalaya Bakal Disulap Jadi Area Parkir, Bidik Tambahan PAD
Bangunan bekas Setda di Jalan Pemuda, Kelurahan Yudanegara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. (n nurohman)

INILAHKORAN.ID - Pemkab Tasikmalaya berencana menata ulang bangunan bekas Sekretariat Daerah (Setda) di Jalan Pemuda, Kelurahan Yudanegara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. 

Kawasan tersebut akan difungsikan sebagai area parkir untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah sekaligus mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).

Rencana itu muncul di tengah terbatasnya lahan parkir di kawasan Jalan HZ Mustofa yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat dan perdagangan di Kota Tasikmalaya. Lokasi bekas Setda dinilai cukup strategis untuk menampung kendaraan pengunjung yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengatakan, kondisi bangunan di lokasi tersebut saat ini memprihatinkan. Sejumlah bagian atap dilaporkan telah ambruk, sementara sampah berserakan di lingkungan bangunan.

"Saya sudah meninjau ke lokasi, dan memang tempatnya sangat mengkhawatirkan, genteng sudah pada ambruk. Bahkan, sampah dimana-mana," kata Cecep, Kamis (29/10/2026).

Dia menyebutkan, bangunan yang sudah tidak efektif akan diratakan. Namun, pemerintah daerah berencana mempertahankan dua bangunan yang masih akan dimanfaatkan untuk menunjang pengelolaan kawasan parkir.

"Saya bilang untuk bangunan yang sudah tidak efektif kita ratakan," ujarnya.

"Yang akan kita sisakan dua bangunan, eks Setda kami akan bersihkan, dan bangunan bekas koperasi untuk pengelola parkir," lanjutnya.

Menurut Cecep, pemanfaatan kawasan tersebut diharapkan dapat menjadi solusi atas keterbatasan tempat parkir di Jalan HZ Mustofa. Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, pengelolaan parkir juga diharapkan menjadi sumber penerimaan baru bagi kas daerah.

"Kita akan buat area parkir, karena kita tahu HZ Mustofa sudah susah parkir, setidaknya itu akan menjadi dan menambah PAD kita," katanya.

Terkait informasi mengenai kemungkinan pengusiran kelompok kesenian yang beraktivitas di kawasan tersebut, Cecep menegaskan penataan aset bukan dimaksudkan untuk mengusir mereka.

"Saya mendapat informasi di luaran sana ada pengusiran soal kesenian disitu, saya tidak bermaksud mengusir mereka, tapi kan manfaat aset Pemda harus sebesar-besarnya berkontribusi untuk pembangunan Kabupaten Tasikmalaya," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani