G-Dragon BIGBANG Hadapi Kritikan Usai Tampil di Mama Awards 2025 dengan Live Vocal yang Kurang Bersemangat
Live vocal saat tampil di acara MAMA Awards 2025 dinilai kurang bersemangat, G-Dragon kini terima banyak kritikan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Selama menghadiri acara MAMA Awards 2025, penampilan G-Dragon BIGBANG yang dinantikan, dinilai Kurang Bersemangat.
Ikon K-Pop G-Dragon BIGBANG kembali menjadi sorotan di MAMA Awards 2025 yang digelar pada 29 November di Stadion Kai Tak, Hong Kong.
Meskipun membawa pulang berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Best Dance Performance, Best Male Artist , dan Artist of the Year yang didambakan, penampilannya yang sangat dinantikan terasa hambar, memicu reaksi keras dan bahkan kritik diri dari sang artis sendiri.
Selama penampilan langsungnya di panggung MAMA Awards 2025, G-Dragon membawakan medley lagu-lagu hitsnya: DRAMA, Heartbreaker, dan Untitled (2014 ).
Diiringi beatboxer WING, ekspektasi tinggi untuk comeback yang powerful. Namun, banyak penonton yang kecewa karena sang penyanyi kesulitan membawakan nada tinggi, berhenti di beberapa bagian, dan terlalu mengandalkan AR (vokal pra-rekaman), sehingga mengurangi dampak dari penampilannya.
Reaksi keras semakin intensif di dunia maya, dengan para penggemar menyebut panggung itu sebagai "bencana."
Beberapa bahkan menggambarkan pengalaman itu menyakitkan untuk ditonton, menunjukkan bahwa suara G-Dragon hampir tidak terdengar selama segmen balada yang disederhanakan dari Untitled, 2014.
Kritikus mengklaim bahwa penyanyi itu tampak terganggu, tidak siap, dan jauh secara emosional dari penampilannya.
Dalam sebuah langkah yang mengejutkan, G-Dragon berkomentar langsung pada cuplikan penampilan yang diunggah oleh akun resmi MAMA Awards 2025.
Tanpa teks apa pun, G-Dragon hanya meninggalkan emoji jempol ke bawah, yang secara luas ditafsirkan sebagai pengakuan jujur atas ketidakpuasannya sendiri.
Internet dengan cepat menjuluki aksi ini " 붐따 (Boomdda) " plesetan dari "boom-up", yang berarti dia membalikkan suasana.
Ini bukan pertama kalinya G-Dragon menghadapi sorotan terkait vokal live-nya. Kekhawatiran serupa juga muncul setelah penampilannya di SBS Gayo Daejeon 2024 dan selama konser solonya di bulan Maret awal tahun ini.
Dengan pola ini, pertanyaan tentang konsistensi penampilan live-nya menjadi semakin mendesak, baik di kalangan penggemar maupun media.
Reaksi publik beragam. Beberapa penggemar mengungkapkan kekecewaan, "Dia bukan seperti dulu lagi," " Saya berharap lebih dari seorang legenda."
Sementara yang lain membela sang artis, dengan menyebutkan kemungkinan masalah kesehatan atau kecemasan di atas panggung.
Namun, insiden ini telah membuka percakapan yang lebih luas tentang tantangan yang dihadapi para idola berpengalaman dalam upaya mereka untuk mencapai atau melampaui kejayaan mereka di masa lalu.
Seiring G-Dragon melanjutkan comeback musiknya, momen di MAMA ini mungkin menjadi titik balik, sebuah kesadaran akan kenyataan yang menyadarkan sekaligus pengingat kuat akan tingginya ekspektasi publik.***
Editor : Irma Nurfajri


