Jeon Jong Seo Tanggapi Kekecewaan Penonton Soal Karakter Tokyo di Money Heist Korea
Aktris Jeon Jong Seo menanggapi kekecewaan para penonton soal karakter Tokyo di serial Money Heist Korea.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Jeon Jong Seo menanggapi kekecewaan para penonton soal karakter Tokyo di serial Money Heist Korea.
Jeon Jong Seo pun mengatakan bahwa dirinya memahami ada kelebihan dan kekurangan yang ditampilkan dalam serial Money Heist asli maupun remake.
“Saya percaya ada kekuatan dan kelemahan dari 'Money Heist' yang asli dan remake.' Bahkan saya menemukan beberapa aspek, yang ditampilkan dalam serial aslinya, lebih baik dari proyek kami," kata Jeon Jong Seo dikutip Inilahkoran dari Korea Herald, Minggu 3 Juli 2022.
Baca Juga: Dipuncaki Anggota 'Running Man', Ini 30 Peringkat Reputasi Merek Bintang Variety Bulan Juli
Selain itu, sebagai aktor yang memerankan karakter Tokyo, Jeon Jong Seo juga menerima berbagai ulasan dari penonton, termasuk juga yang merasa kecewa karena karakternya berbeda dengan Money Heist asli.
“Sementara serial Spanyol menekankan pesona individu anggota geng dan menunjukkan karakteristik yang beragam, proyek kami lebih berfokus pada keseluruhan alur cerita. Karakter saya lebih rasional dan patuh mengikuti ideologi profesor untuk membuat pencurian sukses," ujar Jeon.
Dia berpikir bahwa ini bisa menjadi salah satu alasan beberapa pemirsa sedikit kecewa dengan karakternya dibandingkan dengan Tokyo asli, yang lebih emosional dan spontan, tambah aktor itu. Tapi dia yakin serialnya membawa interpretasi baru ke serial hit global.
Baca Juga: Adik Yang Hyun Suk, Yang Min Suk Kembali ke Jabatannya Menjadi CEO di YG Entertainment
“Saya telah bekerja di beberapa film di mana saya memimpin seluruh alur cerita dalam seri. Tapi seri kami lebih fokus pada bagaimana geng disajikan secara keseluruhan," ucap Jong Jun Seo.
"Masih terlalu dini untuk membicarakan seri lengkapnya secara mendetail karena akan ada lebih banyak acara menarik yang berkembang di bagian kedua dari seri ini,” lanjutnya.
Setelah dirilis pada 24 Juni, film thriller kriminal menjadi paling populer ketiga di Netflix, pada Kamis, menurut data yang dirilis oleh perusahaan analitik streaming AS FlixPatrol.***
Editor : inilahkoran


