Zoya Amirin Disebut Giring Opini Usai Bahas Dugaan Pelecehan Seksual di Balik Tewasnya Brigadir Yosua

Zoya Amirin disebut menggiring opini usai membahas soal adanya dugaan pelecehan seksual di balik kasus tewasnya Brigadir J.

Zoya Amirin Disebut Giring Opini Usai Bahas Dugaan Pelecehan Seksual di Balik Tewasnya Brigadir Yosua
Seksolog Zoya Amirin dinilai menggiring opini saat bahas soal adanya dugaan pelecehan seksual di balik tewasnya Brigadir Yosua.

INILAHKORAN, Bandung - Seksolog Zoya Amirin disebut menggiring opini usai membahas soal adanya dugaan pelecehan seksual di balik kasus tewasnya Brigadir J alias Brigadir Yosua Hutabarat.

Zoya Amirin menduga bahwa keributan yang terjadi di rumah Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo dipicu karena Brigadir Yosua melakukan pelecehan.

Dalam video di YouTube Deddy Corbuzier, Zoya Amirin seolah menyatakan dirinya ada di pihak istri Ferdy Sambo.

Baca Juga: Semangat Sehat Bersama Srikandi Ganjar di Bekasi

Diirnya juga mengaku heran dengan publik yang mengira Brigadir Yosua tidak melakukan pelecehan seksual terhadap istri atasannya tersebut.

"Kenapa kalau ada kejadian seperti itu orang kok relatif mudah, misalnya si perempuannya yang dalam posisi lemah. Seolah-olah perempuannya di posisi lebih tinggi baik-baik, dia nggak bisa diperkosa atau disakiti, kenapa warganet melihatnya begitu?" ujar Zoya Amirin.

Menurut Zoya Amirin, publik lebih fokus pada insiden polisi tembak polisi. Ia menilai ada yang lebih penting, yakni soal dugaan pelecehan seksual.

Baca Juga: Ada 20 Rekaman CCTV yang Diperiksa Komnas HAM Terkait Penembakan Brigadir Yosua

"Gue nggak tahu siapa sih orang ini, siapa sih terduga pelaku ini, apa yang terjadi sama si terduga korban. Karena terlalu banyak skenario, terlalu banyak dugaan karena orang terlalu melihat tembak menembaknya," katanya.

"Halo, ada terduga pelecehan di sini. Dan dia juga salah satu dugaan saksi baku tembak," lanjut Zoya Amirin.

Pernyataan Zoya Amirin itupun lantas memantik komentar netizen. Tak sedikit netizen yang menilai bahwa Zoya seolah menggiring opini.

Baca Juga: Lagi, Pemuda di Tangerang Tewas Terlindas Ban Saat Buat Konten Hentikan Truk

Hal tersebut dilihat dari komentar netizen dalam unggahan terakhir di akun Instagram Zoya.

"Jangan menggiring opini sebelum kasus benar-benar terungkap," tulis netizen @mfikri***.

"Kamu yakin dengan pernyataanmu? Hati2 loh ibu sudah menggiring opini public. Apakah ibu sudah memastikan kebenarannya atau hanya modal " katanya"? Jika memang nanti tidak terbukti, karma itu nyata bu. Dibalaskan berkali kali lipat.," kata @sito***.

"Hati2 dalam mengelurakan penilaian dan pendapat yg belum ada buktinya!," kata @instag***.

Baca Juga: Instagram Rudi Kamri Lenyap Usai Ridwan Kamil Jawab Tudingan Soal 'Ngemis' Donasi Masjid Al Mumtadz

Seperti diketahui, Brigadir Yoshua dikabarkan tewas dalam baku tembak dengan Bharada E di rumah singgah Irjen Ferdy Sambo, Jumat 8 Juli 2022.

Dalam pernyataan awal polisi, Brigadir Yosua diduga melakukan pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo. Namun, keluarga Brigadir Yoshua tidak percaya dengan penjelasan dari Mabes Polri. Mereka menyebut Brigadir J diduga disiksa dan dibunuh secara berencana.

 


Editor : inilahkoran