Gencar Gelar GPM, Inflasi Kota Bogor Cenderung Terkendali

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DinKUKMDagin) Firdaus menuturkan inflasi di Kota Bogor saat ini masih terbilang normal dan cenderung terkendali. Salah satunya penyebab hal itu adalah program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang ada.

Gencar Gelar GPM, Inflasi Kota Bogor Cenderung Terkendali
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat mengecek harga sembako dan sayuran di Pasar Gembrong beberapa waktu lalu. (istimewa)

INILAHKORAN, Bogor - Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DinKUKMDagin) Firdaus menuturkan inflasi di Kota Bogor saat ini masih terbilang normal dan cenderung terkendali. Salah satunya penyebab hal itu adalah program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang ada.

"Soal kondisi inflasi di Kota Bogor yang terkendali akibat adanya program pangan murah itu, operasi pasar dan juga bazar pangan murah yang selama ini dilakukan di Kota Bogor, menjadi alasan mengapa hingga kini, inflasi terkendali," kata Firdaus, Senin 23 Juni 2025.

Firdaus melanjutkan, program ini melibatkan kerja sama dengan pihak-pihak pemasok dan sudah dilakukan sejak beberapa bulan ini.

"Kami selalu bekerja sama dengan pihak-pihak pemasok. Kami juga sudah rutin menggelar bazar pangan murah di Kota Bogor," tuturnya.

Firdaus menjelaskan, GPM sudah dilakukan di lebih dari 30 kelurahan wilayah Kota Bogor dan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan sistem rotasi. Tentunya program GPM ini bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu dengan menyediakan pangan dengan harga yang terjangkau.

"Salah satu tujuan utama program GPM adalah untuk menjaga inflasi tetap terkendali, dengan memantau ketersediaan barang, kebutuhan masyarakat, serta kestabilan harga,"  jelas Firdaus.

Firdaus memaparkan, penyebab utama inflasi di Kota Bogor biasanya berasal dari bahan pokok seperti beras, cabai, atau bahkan cukai rokok. 

"Kami berupaya untuk menjaga agar inflasi tetap di bawah target nasional," paparnya.

Firdaus menegaskan, meski begitu langkah-langkah antisipasi dan GPM terus dilakukan oleh Pemkot Bogor, termasuk program pangan murah dan pemantauan harga secara rutin.

"Ya, diharapkan inflasi di Kota Bogor tetap terkendali dan kebutuhan masyarakat tetap tercukupi. Kami dalam waktu dekat akan menggelar 12 kali GPM," pungkasnya.

Sementara itu, Kabag Ekonomi pada Setda Kota Bogor, Dewi Kurniasari membeberkan, angka inflasi Kota Bogor sangat bagus, masih direntan target nasional dengan angka 1,63 persen.

"Untuk rentan nasional 1,5-3,5 persen. Kami dianga 1,63 persen. Kalau inflasi terlalu rendah juga tidak baik. Ini berkat langkah-langkah yang dilakukan Pemkot Bogor," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani