Gerakan Pangan Murah di Karadenan Diserbu Emak-emak, DKP akan Gelar di Belasan Kecamatan Lainnya
Gerakan pangan murah diserbu masyarakat Kelurahan Karadenan, Cibinong yang umumya emak-emak.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor-gerakan pangan murah diserbu masyarakat Kelurahan Karadenan, Cibinong yang umumya emak-emak.
Mereka membeli sejumlah komoditi pangan yang dijual Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor dibawah harga pasar dalam, kegiatan gerakan pangan murah di Karadenan tersebut.
Sukses di Kelurahan Karadenan, DKP pun akan melakukan gerakan pangan murah di beberapa titik maupun kecamatan lainnya di Bumi Tegar Beriman.
"Pasca di Kelurahan Karadenan , Cibinong, kami juga akan melaksanakan di Kecamatan Bojonggede, Tajurhalang, Rancabungur, Dramaga, Ciomas, Caringin, Cijeruk, Megamendung, Babakan Madang, Citeureup, Klapanunggal, Jonggol dan juga beberapa kelurahan lagi di Kecamatan Cibinong," ucap Kepala DKP Kabupaten Bogor Asep Mulyana Sudrajat kepada wartawan, Selasa, 20 Februari 2024.
Asep Mulyana Sudrajat menuturkan selain mendatangkan komoditi beras dari luar Kabupaten Bogor, jajaran ibu PKK Kabupaten Bogor juga akan melakukan penanaman cabe lahan Alun-alun Ciri Mekar, Cibinong
"Awal Bulan Maret, Istri Penjabat Bupati Bogor selaku ibu Ketua PKK Kabupaten Bogor dengan Ibu Ketua PKK dari Kemendagri akan melakukan penanaman cabai secara nasional dan serentak di Alun-alun Ciri Mekar," tutur Asep Mulyana Sudrajat.
Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan DKP Sutriana menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan gerakan pangan murah, Pemkab Bogor memberikan subsidi hingga harga yanvg ditebus masyarakat dibawah harga pasar.
Gerakan pangan murah dilakukan untuk menahan laju inflasi dan menjaga ketersediaan komoditi pangan, apalagi ssbentar lagu kita akan memasuki Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idhul Fitri.
"Harga bahan pokok terus melonjak, terutama harga beras yang mencapai rekor, dimana 1 liter beras harganya mencapai Rp 15 ribu hingga 17 ribu perliter. Hingga kami melakukan gerakan pangan murah," jelas Sutriana.
Sutriana melanjutkan bahwa kenaikan harga beras maupun gabah ini diprediksi akan stabil atau turun pada Bulan Maret mendatang, karena akan ada panen beras.
"Mulai Bulan Maret, petani beras di Kabupaten Bogor akan mulai panen. Kami megharapkan, pasca panen, harga beras di Kabupaten Bogor bisa turun atau minimal stabil," lanjutnya. (Reza Zurifwan)
Editor : Ahmad Sayuti

