Gercep, DLH Kota Bandung Angkut 95 Meter Kubik Sampah Tahun Baru Sebelum Subuh
DLH Kota Bandung gerak cepat dalam membersihkan tumpukan sampah usai perayaan malam tahun baru yang mencapai 95 meter kubik
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Perayaan tahun baru di Kota Bandung menyisakan tumpukan sampah yang menggunung. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pun gerak cepat membersihkan dan mengangkut sampah.
Alhasil tumpukan sampah yang berserakan di beberap titik Kota Bandung pasca perayaan malam tahun baru berhasil diangkut sebelum subuh.
Tak tanggung-tanggung sisa sampah perayaan malam tahun baru di Kota Bandung mencapai 95 meter kubik.
Berdasarkan keterangan resmi DLH Kota Bandung, pembersihan dilakukan secara intensif sejak malam pergantian tahun baru dengan menyasar kawasan pusat aktivitas masyarakat.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebersihan kota tetap terjaga dan aktivitas warga dapat kembali normal pada pagi hari.
Upaya penanganan malam Tahun Baru ini juga didukung oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kota Bandung.
Melalui keterangan resmi di Instagram @bdg.siaga113, Kepala Damkarmatan Kota Bandung, Soni Bakhtiyar menyampaikan, pihaknya melakukan monitoring, pengawasan, dan pengendalian selama momentum pergantian tahun.
Ia menjelaskan, terdapat lima lokasi yang menjadi titik pantau sekaligus titik pengamanan dan pembersihan pasca perayaan malam Tahun Baru 2026.
Untuk mendukung pengamanan tersebut, Diskar PB melibatkan sekitar 135 personel yang disebar di sejumah titik Kota Bandung.
“Di setiap lokasi kami menempatkan tiga unit kendaraan, baik kendaraan pancar maupun tangki. Dengan lima titik lokasi, total kendaraan yang kami operasikan sebanyak 15 unit,” ujar Soni.
Kolaborasi lintas perangkat daerah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Bandung dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan kota selama perayaan malam pergantian tahun.
Adapun tumpukan sampah yang dibersihkan tim DLH, di antaranya di wilayah SWK Ubermanik, DLH mengangkut sampah sebanyak 7,5 meter kubik, yang berasal dari seputaran Alun-alun Ujungberung dan Bundaran Cibiru.
Sementara di SWK Kordoba, volume sampah yang terangkut mencapai 7 meter kubik, terutama dari kawasan Jalan Terusan Buah Batu, Jalan Terusan Ibrahim Adjie, serta Pasar Kordon.
Volume sampah terbesar tercatat di SWK Karees, yakni 57 meter kubik. Sampah berasal dari berbagai titik keramaian, antara lain kawasan Asia Afrika, Jalan Ahmad Yani, Jalan Otista, seputaran Alun-alun Bandung, Jalan Ibrahim Adjie, hingga Jalan Gatot Subroto.
Adapun di SWK Cibeunying, petugas DLH mengangkut 23,5 meter kubik sampah dari sejumlah ruas jalan dan kawasan publik seperti Cihampelas, Dipatiukur, Djuanda, Supratman, Citarum, Diponegoro, Surapati, Balai Kota, Monumen Perjuangan, Braga, hingga kawasan Pasar Kosambi dan Pasar Cihargeulis.
Pembersihan dilakukan oleh petugas kebersihan DLH dengan dukungan armada pengangkut sampah yang disiagakan di masing-masing wilayah sejak malam hingga dini hari.
Editor : Ahmad Sayuti

