Hadapi Kemarau Panjang, Wali Kota Tasikmalaya Siapkan Skema Pipanisasi dan Suplai Air

Usai sempat dihantam bencana banjir, Kota Tasikmalaya kini mulai bersiap menghadapi ancaman kemarau panjang atau fenomena El Nino. 

Hadapi Kemarau Panjang, Wali Kota Tasikmalaya Siapkan Skema Pipanisasi dan Suplai Air
​Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan, puncak kemarau panjang tahun ini diprediksi terjadi pada Agustus mendatang. (n nurohman)

​INILAHKORAN.ID - Usai sempat dihantam bencana banjir, Kota Tasikmalaya kini mulai bersiap menghadapi ancaman kemarau panjang atau fenomena El Nino. 

​Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan, puncak kemarau panjang tahun ini diprediksi terjadi pada Agustus mendatang.

Dia menginstruksikan seluruh dinas terkait untuk bergerak cepat mengidentifikasi potensi kerawanan. Fokus utama pemerintah saat ini yakni memastikan ketersediaan air minum dan ketahanan pangan di sektor pertanian.

​"Jika sebelumnya kita kelebihan air, ke depan kita akan menghadapi kemarau panjang. Saya sudah instruksikan untuk memastikan SPAM air minum berfungsi dengan baik," ujar Viman saat diwawancarai di kawasan Cihideung, Senin (27/4/2026).

​Untuk sektor pertanian, Viman membawa kabar baik. Pemkot Tasikmalaya telah mengajukan bantuan irigasi perpompaan dan pipanisasi ke Kementerian Pertanian guna menyelamatkan sawah tadah hujan.

​"Insyaallah di empat kecamatan akan ada irigasi perpompaan. Respons Menteri Pertanian sangat baik. Kita cek semua saluran agar indeks pertanaman (IP) bisa terjaga di level 2 atau 3," tambahnya.

​Terkait daerah rawan kekeringan, Pemkot tengah menginventarisir wilayah-wilayah terdampak yang biasanya melanda Kecamatan Tamansari dan Kawalu.

​"Urgensi dukungan air dari BPBD dan Dinas PU melalui truk suplai air sudah mulai kita persiapkan dari sekarang," tegas Viman.


Editor : Doni Ramdhani