Hadapi Lonjakan Wisatawan saat Libur Lebaran, Objek Wisata LPZ Taman SatwaSiapkan Ini
Objek wisata Lembang Park and Zoo atau LPZ Taman Satwa yang memprediksi bakal adanya lonjakan kunjungan wisatawan pada momen lebaran tahun ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Hari Raya Idul Fitri tinggal menghitung hari, sejumlah objek wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat mulai mempersiapkan diri menghadapi lonjakan wisatawan yang akan menghabiskan waktu bersama keluarga pada momen lebaran tersebut.
Salah satunya objek wisata Lembang Park and Zoo atau LPZ Taman Satwa yang memprediksi bakal adanya lonjakan kunjungan wisatawan pada momen lebaran tahun ini.
Manajer Operasional LPZ Taman Satwa Iwan Susanto mengatakan, puncak kunjungan wisatawan diprediksi bakal terjadi pada H+1 lebaran atau pada 24 April 2023.
"Karena tahun ini PPKM sudah dicabut dan diperbolehkan mudik, kemungkinan bisa naik dua kali lipat dari tahun lalu yang mencapai sekitar 13 persen," kata Iwan kepada wartawan.
Bahkan, sambung dia, pihaknya pun meniadakan pembatasan kapasitas kunjungan lantaran pihaknya sudah melakukan perluasan area parkir.
"Kita sudah tambah lagi luas area parkirnya," ujarnya.
Tak hanya itu, jelas dia, guna menambah daya tarik wisata pihaknya pun kembali menambah zona baru yang diisi beragam satwa langka dari berbagai negara.
Wahana yang diberinama LPZ Taman Satwa ini dibangun di lahan seluas 7 hektare dan memiliki sekitar 40 koleksi satwa baru.
"Persiapan tahun ini, kita punya zona baru yang diberi nama Lembang Park and Zoo (LPZ) Kampung Satwa," ucapnya.
Iwan menjelaskan, LPZ Taman Satwa ini konsepnya membawa keliling para pengunjung untuk berkeliling dengan mobil dengan durasi waktu sekitar 20 menit.
"Karena masih trial (percobaan), jadi ada tambahan tiket sebesar Rp 20 ribu untuk satu orang pengunjung. Tapi, mereka sudah bisa menikmati pengalaman untuk bertemu dengan satwa-satwa baru di LPZ," jelasnya.
Saat berkeliling di LPZ Taman Satwa, sambung dia, para pengunjung bakal dibawa melewati berbagai area, seperti savana dan area hewan karnivora.
"Jadi, keliling di dalam itu satwanya ada ostrich, rusa, domba, keledai, watusi, kuda nil, ceetah, harimau putih, singa putih, dan harimau terbaru kita, yakni harimau tebi (stroberi)," sebutnya.
Kendati demikian, lanjut dia, dari sisi keamanan pihaknya telah melakukan uji coba dan memastikan aman.
"Kalau untuk keamanan sudah kita lakukan trial dan udah 100 persen aman. Bahkan, untuk di karnivor kita pakai listrik atau hot wire," ujarnya.
"Jadi, pintunya otomatis dan sampai sekarang keamanan 100 persen sudah oke," sambungnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani

