Hari Pertama Kerja Usai Lebaran 2022, Absensi ASN Pemprov Jabar Capai 95 Persen

hari pertama kerja pasca libur Lebaran 2022 Sekda Jabar Setiawan mengaku hampir semua ASN masuk kerja atau sekitar 95 persen

Hari Pertama Kerja Usai Lebaran 2022, Absensi ASN Pemprov Jabar Capai 95 Persen
Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja mengklaim ASn Pemprov Jabar masuk 95 persen di hari pertama kerja pasca libur Lebaran 2022.

 

INILAHKORAN, Bandung - Sebanyak 95 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar masuk sesuai aturan setelah libur Lebaran 2022. Baik itu yang mengisi absen secara online melalui rumah maupun secara offline.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar mengatakan, di hari pertama bekerja ini pihaknya memantau seluruh pegawai termasuk ASN dipastikan hadir di hari pertama kerja setelah Lebaran 2022.

"Saya melihat dari perkembangan presensi elektronik jam 07:00 WIB sudah diatas 85 persen. Saya yakin di atas jam itu sudah 95 persen. Semua berbarengan karena elektronik. Baik dari rumah maupun fisik saya yakin di atas 95 persen sudah masuk," ujar Setiawan saat ditemui usai apel pagi di kantor BKD Jabar, Senin 9 Mei 2022.

Baca Juga: Hepatitis Akut Misterius Mengancam, Pemprov Jabar Siapkan Lima Langkah Ini

Diketahui, saat ini ASN di lingkungan Pemprov Jabar sampai saat ini masih menerapkan aturan dari pemerintah pusat untuk Work From Home (WFH) dan kehadiran secara fisik. Dengan begitu, dia  menurut dia memastikan para pegawai sudah melakukan absensi sesuai ketentuan.

"WFH di Pemprov jabar berjumlah 50 persen, itu dari total 37 ribuan pegawai dan 24 ribuan adalah fungsional guru, ini total pegawai yah sudah masuk dengan tertib," katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku telah melakukan beberapa kegiatan sidak di hari pertama setelah liburan lebaran 2022 ini. Dia memastikan, pegawai di lingkungan Pemprov Jabar sudah melakukan aktivitas kerja seperti biasa. 

Baca Juga: Mulai Besok, ASN Kota Bandung WFH Selama Tiga Hari

"Hari pertama saya melakukan banyak inspeksi karena pelayanan publik harus buka normal dan maksimal. Hari pertama saya lakukan apel di seluruh unit kerja tapi tatap muka di BKD, pesan saya untuk terus segera bekerjasama tidak leha-leha," ujar Ridwan Kamil.

Menurut dia, semua dipastikan mengisi daftar absen sesuai dengan ketentuan berlaku. Sedangkan terkait pegawai yang tidak mengisi daftar absensi lantaran mendapatkan halangan, Ridwan Kamil mengaku belum mendapatkan informasi soal itu.

"Belum ada laporan. (Bolos atau terjebak arus mudik). Sudah dintruksikan hari Senin semua harus sudah standby, kalau ada WFH harus melaporkan," kata dia. (Rianto Nurdiansyah)

 

 


Editor : inilahkoran