Harmoni Komunikasi di Istana: Hasan Nasbi Tegaskan Sinergi antara PCO dan Mensesneg dalam Menyuarakan Visi Presiden Prabowo

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO), Hasan Nasbi, menegaskan bahwa tidak ada tumpang tindih peran antara dirinya dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, meskipun keduanya memiliki kapasitas dalam menyampaikan informasi kepada publik terkait kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

Harmoni Komunikasi di Istana: Hasan Nasbi Tegaskan Sinergi antara PCO dan Mensesneg dalam Menyuarakan Visi Presiden Prabowo

INILAHKORAN, Bandung – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO), Hasan Nasbi, menegaskan bahwa tidak ada tumpang tindih peran antara dirinya dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, meskipun keduanya memiliki kapasitas dalam menyampaikan informasi kepada publik terkait kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

"Jadi, sebenarnya kalau Mensesneg mau lebih aktif bicara, itu sama sekali tidak tumpang tindih karena pasti sama apa yang disampaikan oleh Mensesneg itu juga bagian dari hal-hal yang harus juga kami sampaikan," ujar Hasan dikutip dari ANTARA.

Hasan menjelaskan bahwa Kantor Komunikasi Kepresidenan menjalankan tugas berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2024.

Dalam peraturan tersebut, PCO diberikan mandat untuk mengomunikasikan informasi strategis, khususnya terkait dengan visi Astacita Presiden Prabowo serta program-program prioritas pemerintah.

“Tapi ya kalau Mensesneg itu juga bisa bicara apa saja karena beliau yang paling tahu semua kebijakan pemerintah,” tambah Hasan.

Sebagai pejabat paling senior di lingkungan Istana, Mensesneg Prasetyo Hadi memang memiliki keleluasaan dalam menyampaikan kebijakan strategis negara.

Dalam pernyataannya kepada media, Prasetyo juga menegaskan bahwa ia telah diminta untuk turut aktif menjadi juru bicara Presiden, meski tanpa pelantikan formal.

"Enggak perlu dilantik, kami semua diharapkan menjadi juru bicara, terutama kalau saya posisi sebagai Mensesneg, diminta juga untuk ikut aktif," kata Prasetyo, Kamis (17/4), menepis anggapan adanya dualisme peran.

Saat ditanya mengenai hubungannya dengan Kantor Komunikasi Kepresidenan dalam menyampaikan informasi publik, Prasetyo menyatakan bahwa tidak ada perubahan struktur atau fungsi. "Semua bareng, PCO tetap, nah kami tetap diminta untuk membantu," tegasnya.

Isu peran ganda ini sempat mencuat setelah Hasan Nasbi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Kepala PCO.

Namun, dalam perkembangannya, Hasan menyampaikan bahwa dirinya diminta kembali untuk melanjutkan tugasnya setelah melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo, Mensesneg, dan Sekretaris Kabinet.

“Saya ada bertemu dengan Presiden, kemudian saya ada bertemu dengan Pak Mensesneg, bertemu juga dengan Bapak Seskab, dan pada momen itu saya diperintahkan untuk meneruskan tugas memimpin kantor PCO. Jadi, kira-kira begitu keadaannya,” jelas Hasan.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan