Hasrat Beristri Lagi, Gunawan Beranikan Diri Minta Persetujuan Mantan Istri
Keberanian itu terus dikumpulkan Gunawan Sudrajat. Di rumah mantan istrinya, pemeran tokoh Satrio itu beradu peran dengan Revalina S Temat yang memerankan Sarah dalam film Tuhan, Benarkah Kau Mendegarku?.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Keberanian itu terus dikumpulkan Gunawan Sudrajat. Di rumah mantan istrinya, pemeran tokoh Satrio itu beradu peran dengan Revalina S Temat yang memerankan Sarah dalam film Tuhan, Benarkah Kau Mendegarku?.
"Saya harus memberanikan diri untuk bertanya ke mantan istri untuk beristri lagi," kata Gunawan Sudrajat merilis official poster dan trailer film drama religi itu di Bandung, Jumat 16 Januari 2026.
film drama religi Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? itu merupakan karya terbaru sutradara Jay Sukmo. Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment akan menayangkan film layar lebar tersebut pada 29 Januari 2026 di bioskop.
Kisah dalam film itu dibintangi Revalina S Temat, Gunawan Sudrajat, Megan Domani, Annisa Kaila, Roy Sungkono, Risma Nilawati, Dhawiya Zaida, Daniella Sya, Alex Abbad, Sheila Kusnadi, Venly Arauna, serta ustazah Shofwatunnida.
Dalam trailer menampilkan bagaimana Sarah (Revalina S Temat) diuji dari segala arah ketika ia harus menampung mantan suaminya, Satrio (Gunawan Sudrajat) beserta istri mudanya Annisa (Megan Domani) di rumahnya sendiri.
Keputusan itu membawa konsekuensi besar: fitnah yang merusak nama baiknya, tekanan sosial dari para tetangga, dan hubungannya dengan sang putri, Laila (Annisa Kaila), yang kian memburuk.
Di tengah kekacauan itu, hadir Dimas (Roy Sungkono) yang justru membuat posisi Sarah semakin terjepit di antara pilihan, persepsi orang, dan harga dirinya sendiri.
“film ini adalah refleksi tentang perempuan yang mempertaruhkan harga diri, anaknya, dan masa depannya. Sarah diuji dari segala arah — oleh keluarga, lingkungan, bahkan dirinya sendiri,” ujar produser Robert Ronny.
Sedangkan, Revalina S Temat turut menyoroti kedalaman karakter yang ia perankan.
“Sarah berada di titik terendah hidupnya dan harus memilih apakah ia mau bangkit atau tenggelam. Perjalanannya penuh luka, tetapi juga penuh keberanian. Kisah ini menjadi penguat bagi para perempuan, khususnya para single mother, bahwa mereka tidak pernah berjalan sendirian," jelasnya.
Editor : Doni Ramdhani


