HKJB, Ruas Jalanan di Bandung Bakal Padat
Dalam rangka Hari Jadi Kota Bandung (HKJB) pada Minggu 15 September 2024, Satlantas Polrestabes Bandung menyiapkan rencana buka tutup arus lalu lintas di sejumlah titik yang menjadi rute karnaval.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dalam rangka Hari Jadi Kota Bandung (HKJB) pada Minggu 15 September 2024, Satlantas Polrestabes Bandung menyiapkan rencana buka tutup arus lalu lintas di sejumlah titik yang menjadi rute karnaval.
Polisi menghimbau masyarakat sementara waktu, untuk mencari jalan alternatif guna menghindari kemacetan.
Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Eko Iskandar mengatakan, puluhan anggota satlantas akan diturunkan di rute yang telah ditentukan untuk karnaval. Rute tersebut yaitu, Jalan Diponegoro, Jalan Sulanjana, Jalan Merdeka, dan selesai di Balai Kota Bandung.
"Kami sudah siapkan rencana pengamanan dengan menurunkan personel lalin ada 85 personel khusus Minggu. Pelaksanaannya mulai dari pukul 7.30 WIB sampai dengan selesai," ucap Eko.
Eko mengatakan, sejumlah rencana pola pengamanan arus lalu lintas saat karnaval telah disiapkan. Menurutnya, penutupan arus lalu lintas belum pasti dilakukan karena tergantung situasi saat berlangsungnya kegiatan.
"Kami upayakan untuk sangat flexibel, jadi tidak ada penutupan jalan total. Kami akan tetap berikan hak ke pengguna jalan lain apalagi menyangkut ambulan, pemadam, atau keperluan masyarakat sifat mendesak. Sebisa mungkin acara berjalan baik kemudian masyarakat tak merasa terganggu dengan adanya acara ini," kata Eko.
Menurut Eko, kepadatan kendaraan di rute tersebut dipastikan terjadi karena warga yang ingin menonton karnaval HJKB. Oleh karenanya, dia mengimbau agar pengguna kendaraan tetap menjaga ketertiban lalu lintas dan mengikuti arahan petugas.
"Mungkin radius 100-200 meter sekitarnya mungkin ada yang menonton dan parkir, mungkin jalan jalan dihentikan sementara. Imbauan masyarakat tentu tetap sabar ikuti arahan petugas dan sebisa mungkin jika tak lewat jalan itu cari jalan alternatif," ucap dia.***
Editor : JakaPermana

