I Made Wirawan Tinggalkan Persib Sementara, Fokus Tingkatkan Kualitas Jadi Pelatih Kiper

Mantan penjaga gawang legendaris Persib Bandung, I Made Wirawan, kembali melanjutkan transformasinya dari pemain aktif menjadi pelatih profesional. Mulai 19 Januari 2025, Made tengah menjalani kursus kepelatihan penjaga gawang AFC Level 1 di Malaysia, yang berlangsung selama sembilan hari.

I Made Wirawan Tinggalkan Persib Sementara, Fokus Tingkatkan Kualitas Jadi Pelatih Kiper
I Made Wirawan Tinggalkan Persib Sementara, Fokus Tingkatkan Kualitas Jadi Pelatih Kiper

INILAHKORAN,Bandung – Mantan penjaga gawang legendaris Persib Bandung, I Made Wirawan, kembali melanjutkan transformasinya dari pemain aktif menjadi pelatih profesional.

Mulai 19 Januari 2025, Made tengah menjalani kursus kepelatihan penjaga gawang AFC Level 1 di Malaysia, yang berlangsung selama sembilan hari.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam perjalanan Made sebagai Pelatih Kiper, setelah pensiun dari karier profesionalnya di akhir musim 2022/23.

Keinginannya untuk terus belajar dan memperdalam ilmu kepelatihan menunjukkan dedikasinya yang luar biasa terhadap dunia sepak bola, terutama dalam bidang penjaga gawang.

Sebagai salah satu kiper terbaik yang pernah dimiliki Persib, I Made Wirawan punya sejarah panjang bersama tim Maung Bandung.

Salah satu momen paling berkesan tentu ketika ia membantu Persib merebut gelar juara Liga Super Indonesia (LSI) 2014, mengakhiri penantian panjang selama 19 tahun.

Setelah gantung sarung tangan, Made tidak berlama-lama meninggalkan lapangan hijau. Ia langsung bergabung dengan staf kepelatihan Persib sebagai asisten Pelatih Kiper, mendampingi pelatih utama penjaga gawang, Luizinho Passos.

Dalam peran barunya itu, Made sukses mempersembahkan gelar juara Liga 1 2023/2024, kali ini sebagai bagian dari tim pelatih.

“Setelah pensiun, saya merasa tidak ingin jauh dari sepak bola. Menjadi Pelatih Kiper adalah jalan terbaik untuk saya tetap berada di dunia yang saya cintai,” ungkap Made dalam wawancara sebelumnya.

Meskipun sudah memulai kariernya sebagai asisten Pelatih Kiper, Made merasa masih perlu meningkatkan kemampuannya, terutama dalam hal spesialisasi pelatihan penjaga gawang.

Sebelumnya, Made telah mengantongi lisensi kepelatihan umum, seperti lisensi C dan B, namun kali ini ia ingin fokus pada bidang penjaga gawang.

“Jadi khusus kiper. Kalau sebelumnya saya cari lisensi di umum, seperti C, dan B. Terus sekarang ke level kipernya. Kebetulan ada waktunya yang pas, jadi ambil di Malaysia,” jelas Made.

Langkah ini tidak hanya menunjukkan komitmen Made untuk menjadi pelatih yang lebih baik, tetapi juga memperlihatkan keseriusan Persib dalam mendukung pengembangan staf kepelatihannya.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan