Imron Apresiasi Karya Bakti TNI di Kabupaten Cirebon
Pemkab Cirebon bersama jajaran TNI kembali menunjukkan komitmen kuat dalam membangun daerah melalui kegiatan Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - Pemkab Cirebon bersama jajaran TNI kembali menunjukkan komitmen kuat dalam membangun daerah melalui kegiatan Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS).
Program yang digagas Kodim 0620/Kabupaten Cirebon itu dilaksanakan di Desa Sambeng, Kecamatan Gunung Jati, dan secara resmi dibuka Bupati Cirebon Imron, bersama Dandim 0620 Letkol Inf M Yusron.
Imron menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif dan kepedulian jajaran TNI terhadap pembangunan di wilayah Kabupaten Cirebon, terutama di sektor infrastruktur pedesaan. Menurutnya, semangat kebersamaan antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat harus terus dipupuk.
“Saya melihat sendiri, para pekerja di sini adalah warga dari desa-desa sekeliling. Ini bentuk nyata pemberdayaan masyarakat yang patut diapresiasi,” ungkap Imron, Kamis 30 Oktober 2025.
Dia menilai, kolaborasi semacam ini menjadi contoh bahwa pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah menunjukkan kekompakan dalam membangun wilayah dari bawah, sesuai semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.
Sementara itu, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf M Yusron menjelaskan kegiatan BSMSS merupakan program rutin tahunan TNI AD di wilayah Kodam III/Siliwangi. Setiap tahun, kegiatan ini dilaksanakan di lokasi berbeda berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah daerah dan dinas terkait, khususnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
“Program BSMSS ini kami laksanakan setiap tahun dengan sasaran yang bergantian. Lokasinya dipilih berdasarkan skala prioritas pembangunan di desa-desa yang membutuhkan,” jelas Yusron.
Untuk tahun ini, kegiatan karya bakti difokuskan pada pengerasan dan pengecoran jalan sepanjang 300 meter yang menghubungkan antar-desa di wilayah Kecamatan Gunung Jati. Menurut Yusron, infrastruktur tersebut akan berdampak besar terhadap mobilitas warga serta pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami berharap, dengan akses jalan yang lebih baik, arus lalu lintas menjadi lancar, distribusi hasil pertanian dan usaha warga meningkat, dan taraf hidup masyarakat ikut terangkat,” ujarnya.
Dia menyebutkan, selain pembangunan jalan, kegiatan BSMSS tahun ini juga melibatkan beberapa titik tambahan, termasuk rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu). Total terdapat lima titik utama ditambah dua titik tambahan hasil sinergi dengan program lain dari pemerintah daerah dan instansi terkait.
Dia menambahkan, kegiatan ini turut disambut antusias oleh masyarakat setempat yang ikut bergotong royong bersama anggota TNI dalam proses pembangunan. Suasana kebersamaan tampak jelas di lapangan, menjadi bukti nyata bahwa semangat manunggal TNI dengan rakyat masih terjaga kuat di Kabupaten Cirebon.
“Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menyentuh lebih banyak desa di Cirebon. Karena pembangunan sejati adalah yang dilakukan bersama rakyat, untuk rakyat,” tukasnya.
Editor : Doni Ramdhani

