Insiden Tenggelam di Kolam Renang Tirtalega, Pemkot Bandung Evaluasi Keselamatan Fasilitas Publik
Insiden meninggalnya seorang pengunjung di Kolam Renang Tirtalega, Kota Bandung, Kamis 8 Januari 2026 menjadi pengingat pentingnya keselamatan dan kesiapan fasilitas umum khususnya dalam aktivitas yang berisiko seperti berenang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Insiden meninggalnya seorang pengunjung di Kolam Renang Tirtalega, Kota Bandung, Kamis 8 Januari 2026 menjadi pengingat pentingnya keselamatan dan kesiapan fasilitas umum khususnya dalam aktivitas yang berisiko seperti berenang.
Seorang pengunjung bernama Dzulfikar dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami insiden tenggelam saat berenang di Kolam Renang Tirtalega. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.10 WIB, setelah korban kembali memasuki kolam meski sebelumnya sempat diimbau petugas untuk beristirahat.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan, belasungkawa mendalam atas kejadian di Kolam Renang Tirtalega tersebut. Ia menegaskan, keselamatan pengunjung fasilitas publik menjadi perhatian serius Pemkot Bandung.
“Atas nama Pemerintahan Kota Bandung, kami menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya salah seorang warga saat beraktivitas di Kolam Renang Tirtalega. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” kata Farhan, Sabtu 10 Januari 2026.
Menurut ia, kejadian tersebut juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan pribadi saat beraktivitas di fasilitas umum. “Kejadian ini, menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya memperhatikan kondisi kesehatan dan keselamatan saat beraktivitas di fasilitas umum,” ucapnya.
Ia turut mengapresiasi langkah cepat petugas UPTD Tegallega yang telah melakukan pertolongan pertama, dan segera membawa korban ke rumah sakit saat kondisinya memburuk.
“Kami mengapresiasi langkah cepat dan upaya maksimal yang telah dilakukan petugas di lapangan dalam memberikan pertolongan pertama,” ujar dia.
Lebih lanjut, Farhan memastikan Pemkot Bandung akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan di seluruh fasilitas publik yang dikelola pemerintah daerah.
“Pemkot Bandung akan terus melakukan evaluasi, dan penguatan standar keselamatan di fasilitas publik agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” tuturnya.
Berdasarkan kronologi kejadian, korban diketahui tiba di Kolam Renang Tirtalega sekitar pukul 10.00 WIB dan sempat beraktivitas normal. Sekitar pukul 12.00 WIB, korban terlihat berbincang dengan pengawas kolam dan sempat disarankan untuk beristirahat.
Namun sekitar pukul 13.00 WIB, korban kembali masuk ke kolam sebelum akhirnya tenggelam.
Korban sempat mendapatkan pertolongan pertama di lokasi dan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bandung Kiwari. Namun setelah mendapatkan penanganan di IGD, dokter menyatakan korban meninggal dunia.
Pihak keluarga menyampaikan, sebelum berangkat ke kolam renang. Korban dalam kondisi kurang sehat dengan keluhan demam dan batuk. Keluarga menerima kejadian tersebut dengan ikhlas sebagai takdir Tuhan Yang Maha Esa dan menyampaikan terima kasih atas upaya cepat petugas.
Editor : Doni Ramdhani


