Perkuat Kesadaran Masyarakat, DPRD Jabar Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan
DPRD Jabar menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan. Itu dilakukan guna memperkuat kesadaran masyarakat akan berbangsa dan bernegara.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – DPRD Jabar menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan. Itu dilakukan guna memperkuat kesadaran masyarakat akan berbangsa dan bernegara.
Adanya empat pilar kebangsaan agar masyerakat semakin memahami Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan semboyan Bhineka Tunggal Ika. Keempat pilar kebangsaan itu diyakini memperkuat fondasi nasionalisme.
Anggota DPRD Jabar Ade Puspitasari mengatakan, hal tersebut menjadi landasan DPRD Jabar menggelar rutin agenda itu di 15 daerah pemilihan (Dapil) yang terdiri dari 27 kota dan kabupaten, sekaligus menjalankan program citra bakti parlemen dalam sketsa kebangsaan yang dibalut empat pilar kebangsaan.
Baca Juga: Ridwan Solihin Yakin Perda Kewirausahaan Bisa Picu Semangat Masyarakat Sumedang
Ade mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda penting dalam penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara khususnya terhadap generasi muda. Indonesia yang beragam kultur dan budaya, sejatinya adalah tetap satu sebagai bangsa.
"Hal itu terbukti dari ragam suku dan budaya yang ada di Kota Bekasi. Itulah kenapa kedamaian bisa tercipta di tengah masyarakat Kota Bekasi yang beragam," ujar Ade dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan di Kota Bekasi, belum lama ini.
Baca Juga: Perda Distribusi Bisa Bikin Harga Terkendali di Jawa Barat
Pentingnya menjaga rasa nasionalisme, kata Ade, dapat menimbulkan sikap saling menghormati meski berbeda ras, suku dan budaya. Dia mencontohkan, keberagaman yang terjadi di pasar. Para pedagang dan pembeli dapat berbaur dan saling menjaga, sehingga berjalan tertib. Dia berharap, ini dapat dipertahankan untuk menghindari perpecahan antar sesama.
"Di pasar kita lihat ada suku Jawa, Sunda, Bali, Batak, Padang, Palembang, semua berbaur menjaga ketertiban dan saling menghormati satu sama lain," ucapnya. (Yuliantono)
Editor : inilahkoran


