Jabar Tanah Investor Saham Syariah Terbesar dan Teraktif di Tanah Air
Asisten Administrasi Umum Pemprov Jabar Ferry Sofwan Arif mengatakan, hal itu lantaran antusiasme masyarakat Jabar dalam berinvestasi sesuai syariah di pasar modal relatif besar. Tak heran, provinsi penyangga ibu kota ini merupakan tanah dengan jumlah investor saham syariah terbesar dan teraktif di Tanah Air.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Di luar Jakarta, Jabar merupakan provinsi dengan jumlah investor saham syariah terbesar dan teraktif di Tanah Air.
Asisten Administrasi Umum Pemprov Jabar Ferry Sofwan Arif mengatakan, hal itu lantaran antusiasme masyarakat Jabar dalam berinvestasi sesuai syariah di pasar modal relatif besar. Tak heran, provinsi penyangga ibu kota ini merupakan tanah dengan jumlah investor saham syariah terbesar dan teraktif di Tanah Air.
Menurutnya, jumlah investor saham syariah terbesar dan teraktif itu terlihat dari data yang dimiliki. Hingga September 2022, terdapat 15.692 investor syariah atau tumbuh sebesar 142%. Dari sisi transaksi, per September 2022 nilai transaksi saham syariah di Jabar menyentuh angka lebih dari Rp2 triliun.
"Catatan-catatan itu yang menjadikan Jabar sebagai provinsi dengan jumlah investor saham syariah terbesar dan teraktif, di luar DKI," kata Ferry saat Bandung Sharia Investor City 2022, Sabtu 5 November 2022.
Untuk itu, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik menganugerahkan provinsi yang saat ini dipimpin Ridwan Kamil itu dengan penghargaan Jabar Provinsi Investor Syariah.
Jeffrey menuturkan, Bandung Sharia Investor City 2022 merupakan ajang silaturahmi bagi investor pasar modal syariah dan masyarakat umum, serta para stakeholders pasar modal syariah.
"Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mendukung literasi dan inklusi pasar modal syariah. Salah satu penorehan milestone baru yang bertepatan pada 25 tahun perjalanan PMS Indonesia dan nanti dapat kita saksikan bersama hari ini, BEI meluncurkan indeks saham syariah IDX Sharia Growth," jelas Jeffrey.
Sedangkan, Direktur Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Fadilah Kartikasasi menyebutkan hingga kini pasar modal syariah Indonesia terdapat 17 anggota bursa penyedia layanan SOTS dan 4 bank administrator rekening dana nasabah (RDN) syariah.
Berdasarkan data yang dihimpun dari AB-SOTS tersebut, dalam kurun waktu lima tahun terakhir sejak 2017, jumlah investor syariah meningkat sebesar 392% dari 23.207 investor, menjadi 114.116 investor per September 2022.***
Editor : Doni Ramdhani


