Jalan Ambles di Jalan Soleh Iskandar, Ketua DPRD Minta Penanganan Sementara

Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnato didampingi Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bogor serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat meninjau ruas di atas underpass Jalan Soleh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal yang ambles.

Jalan Ambles di Jalan Soleh Iskandar, Ketua DPRD Minta Penanganan Sementara
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnato didampingi Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bogor serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat meninjau ruas di atas underpass Jalan Soleh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal yang ambles.

Rencananya, BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat akan memasang pelat baja untuk penanganan sementara jalan yang amblas tersebut.

Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto meminta agar BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat memasang pengaman pada lajur jalan sebelah kiri yang amblas, agar tak dilalui kendaraan yang melintas.

"Sebenarnya ini sudah direncanakan dari beberapa tahun sebelumnya. Namun, hari ini ada penurunan yang lebih tajam, sehingga harus dilakukan pengamanan, jalan yang paling pinggir, agar tidak terjadi korban," ungkap Atang, Selasa (31/8/2021).

Atang menerangkan, agar pemerintah pusat melakukan upaya sementara, dan untuk perbaikan jalan akan diusulkan pada anggatan tahun 2022. Dirinya sempat melihat kondisi bagian bawah jalan menyebut ada keretakan pada dinding penahan tanah, sedangkan jalur tersebut termasuk aktif sehingga tanah bergeser.

"Intinya, PUPR Pusat sudah turun tangan dan akan segera dilakukan langkah darurat, untuk penanganan sementara. Tahun 2022 bisa dianggarkan untuk perbaikan secara menyeluruh," terangnya.

Atang juga akan berkoordinasi dengan Komisi V DPR agar menjadi perhatian serius untuk mendorong anggaran perbaikan.

Sementara itu, Kepala Pengawas Lapangan PPK BBPJN Arimi Indira mengatakan secepatnya BBPJN memasang baja sebagai upaya penanganan sementara agar jalan tak semakin ambles. 

"Kami akan memasang pelat baja, sehingga beban kendaraan akan dibantu pelat baja. Membantu, mengurangi beban dinding penahan tanah," tutur Indri usai meninjau lokasi, Selasa (31/8/2021).

Arimi melanjutkan, penanganan jangka panjangnya, BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat mengajukan anggaran perbaikan jalan yang ditargetkan dilakukan pada tahun 2022.

"Sedang diajukan. Nanti siang tim teknis kami akan melihat lebih lanjut penangananya. Apakah akan dilaksanakan tahun ini atau tahun depan," bebernya.

Arimi mengatakan, penurunan tanah yang menyebabkan jalan ambles dikarenakan dinding penahan tanah sudah tak kuat menahan beban kendaraan yang melintas. 

"Sudah tidak kuat, tanahnya turun, kemudian jalannya turun. Kami akan cek, apakah dinding penahanya masih kuat," tutur Arimi.

Ia menerangkan, penurunan tanah yang terjadi diperkirakan sekitar 60 cm. Rencananya, sebagian ruas jalan tersebut akan ditutup sebagian.

"Untuk penutupan sebagian jalan, akan dibicarakan lebih lanjut, kami menunggu tim teknis," pungkasnya. (Rizki Mauludi)


Editor : Doni Ramdhani