Jalan Panjang

PELATIH kepala Persib Bandung Igor Tolic menegaskan timnya harus memberikan yang terbaik untuk kembali menjuarai BRI Super League 2026/27.

Jalan Panjang
SELEBRASI: Para pemain Persib Bandung saat merayakan gol tunggal Mariano Peralta ke gawang Manila Digger dalam laga playoff ACL Two di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (31/9) malam WIB.

Maung Bandung di ambang sejarah baru. Mereka bakal kian menancapkan hegemoni andai mampu merengkuh gelar juara untuk keempat kalinya secara beruntun.

Bagi Kota Bandung, sepak bola bukan sekadar pertandingan sebelas lawan sebelas di atas lapangan hijau. Ini adalah detak jantung yang menyatukan jutaan kepala, sebuah warisan emosional yang mengalir dari generasi ke generasi melalui warna biru yang sakral.

"Targetnya selalu sama untuk suporter kami, untuk klub, dan untuk perkembangan tim. Kami harus memberikan yang terbaik dan mencoba memenangkan liga lagi," kata Pelatih Igor Tolic kepada awak media pada acara seremonial kick-off BRI Super League 2026/27 di Jakarta, Selasa (1/9).

Tolic menyebut persaingan memperebutkan gelar juara musim ini akan kembali berlangsung ketat seperti sebelum-sebelumnya.

Gelar juara, kata dia, juga tak dinilai di awal kompetisi. Menurutnya, kompetisi di liga adalah soal konsistensi, soal siapa yang mampu mempertahankan penampilan terbaik sampai akhir kompetisi.

Ia berkaca pada kompetisi musim lalu ketika timnya baru memenangkan gelar liga pada pertandingan terakhir. Kala itu, Persib bermain imbang 0-0 dengan Persijap Jepara dan hasil itu sudah cukup untuk menyegel gelar juara dari kejaran Borneo FC.

Persib dan Borneo mengoleksi 79 poin, namun Pangeran Biru menjadi tim yang berhak menjadi juara karena unggul secara head-to-head.

"Ini adalah maraton, bukan lari cepat (sprint). Jadi tidak ada yang ditentukan di bulan September atau Oktober. Tahun lalu kami menunggu sampai pertandingan terakhir untuk menentukan gelar juara. Jadi saya yakin hal yang sama akan terjadi tahun ini; tidak ada yang ditentukan di paruh pertama musim, penentuannya akan ada di bulan April dan Mei," kata Tolic.

Persib akan membuka kompetisi Super League pada akhir pekan ini, tepatnya Minggu (6/9) pukul 19.00 WIB dengan menjamu PSM Makassar.

Setelah laga itu, mereka akan menghadapi laga berat bertajuk Derbi Indonesia kontra Persija Jakarta pada Sabtu (12/9).

Target di Asia Di sisi lain, Tolic juga memastikan timnya memberikan yang terbaik di kompetisi Asia yang mereka ikuti, yaitu Liga Champions Asia Dua (AFC Champions League Two/ACL Two) 2026/27.

"Untuk kompetisi Asia, lawan-lawan yang akan dihadapi sangat tangguh. Kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk setiap pertandingan. Sejujurnya, saya belum mengecek seluruh lawan secara mendalam, namun saya tahu kualitas mereka secara umum," kata Tolic kepada awak media.

Persib memenangkan laga tersebut dengan skor tipis 1-0 berkat gol kemenangan yang dicetak Mariano Peralta pada menit-menit akhir.

Kemenangan ini mengantarkan Persib menghuni Grup E babak grup ACL Two bersama Seoul FC (Korea Selatan), Melbourne Victory (Australia), dan The Cong-Viettel (Vietnam).

Bersamaan dengan itu, lolosnya Persib ke putaran final ACL Two membuat mereka menghadapi tantangan dengan padatnya jadwal kompetisi setelah akan melakono tiga laga tandang dalam tempo delapan hari.

Laga tandang tiga beruntun ini dimulai dari menghadapi Persija pada pekan kedua Super League 2026/27 di Jakarta pada 12 September, lalu melawan FC Seoul di Korea Selatan dalam laga pembuka ACL Two pada 16 September, dan terakhir bersua Persijap dalam laga pekan ketiga Super League di Jepara pada 20 September.

Ketika ditanya bagaimana tanggapannya dengan jadwal padat tersebut, Tolic mengaku dirinya belum terpikirkan untuk meminta penjadwalan ulang demi timnya mendapatkan recovery yang baik.

Rencananya adalah tetap memainkan tiga pertandingan tandang tersebut sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, dengan menganggap bahwa hal ini sebagai bagian dari "ujian".

"Sejauh ini, rencana kami adalah memainkan setiap pertandingan tepat waktu. Kami bersiap untuk melawan Persija, kemudian melakukan perjalanan ke Korea (Selatan), dan setelah dari Korea kami langsung kembali ke Jakarta (atau daerah pertandingan berikutnya). Inilah jadwal yang ada sekarang," kata pelatih asal Kroasia itu. (bsf)


Editor : Inilahkoran