Jangan Anggap Remeh! Buya Yahya Ungkap Dua Sifat yang Bisa Menjauhkan dari Surga Meski Rajin Ibadah
Buya Yahya menegaskan agar umat Islam tidak menganggap remeh setiap dosa, baik kecil maupun besar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Banyak orang merasa sudah cukup dengan berperilaku baik dan rajin beribadah, namun menurut ulama ternama Buya Yahya, ada dua sifat berbahaya yang bisa menjadi penghalang seseorang masuk Surga, bahkan jika amalnya tampak baik di mata manusia.
Dalam ceramahnya yang disampaikan melalui kanal YouTube resmi, Buya Yahya menegaskan agar umat Islam tidak menganggap remeh setiap dosa, baik kecil maupun besar. Ia mengingatkan bahwa sikap meremehkan dosa justru dapat menggoyahkan iman seseorang.
"Ingat, semua dosa jangan dianggap enteng. Bisa jadi saat kita meremehkannya, kita justru keluar dari iman," ujar Buya.
Buya Yahya kemudian menyebutkan dua sifat yang menurutnya sangat berbahaya dan dapat menjauhkan seseorang dari pintu Surga, yaitu sombong dan dayyus.
Sombong: Warisan Iblis yang Menghancurkan
sifat sombong digambarkan sebagai awal dari kehancuran spiritual. Bahkan, Iblis yang dahulu dikenal sebagai ahli ibadah, jatuh dari kemuliaan karena kesombongannya terhadap perintah Allah.
"Yang menghancurkan iblis adalah kesombongan. Jangan anggap ringan kesombongan," ucap Buya.
Kesombongan, menurut beliau, bukan hanya menunjukkan keangkuhan terhadap sesama manusia, tapi juga bisa menjadi awal dari penolakan terhadap kebesaran Allah, yang bisa menjerumuskan ke dalam kekufuran.
Dayyus: Ketika Kehormatan Keluarga Tak Lagi Dijaga
Sementara itu, dayyus adalah sebutan untuk seseorang—umumnya laki-laki—yang tidak memiliki rasa cemburu terhadap perilaku tidak pantas dari istri atau anggota keluarganya. Dalam konteks ini, cemburu yang dimaksud adalah kecemburuan terhadap moral dan kehormatan, bukan sifat posesif berlebihan.
"Dayyus, orang yang tidak punya rasa cemburu sama sekali terhadap kehormatan keluarganya. Ini adalah dosa besar," jelasnya.
Buya menegaskan, kedua sifat ini merupakan dosa besar yang tidak bisa dianggap sepele. Seseorang yang memiliki salah satu dari sifat ini dan belum bertobat darinya, tidak akan langsung masuk Surga meskipun Muslim.
"Tidak akan masuk Surga selama dosanya sombong dan dayyus belum dihapuskan. Ia akan disiksa dulu sampai bersih dari dosanya," tambahnya.
Taubat, Jalan Menuju Ampunan
Meski begitu, Buya Yahya menegaskan bahwa pintu tobat tetap terbuka. Dosa-dosa besar seperti kesombongan dan dayyus bisa diampuni jika seseorang sungguh-sungguh bertaubat dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.
"Semua dosa bisa diampuni, kecuali syirik. Tapi jangan sampai meremehkan dosa, karena kesombongan itu bisa menjadi jalan menuju kesombongan terhadap Allah, dan itu bisa mengeluarkan dari iman," tutupnya.
Pesan ini menjadi pengingat penting bagi umat Islam agar selalu menjaga hati dari sifat-sifat buruk yang tersembunyi namun berbahaya, serta senantiasa memperbaiki diri dan memohon ampunan kepada Allah.
Editor : Firda Rachmawati


