Jawa Barat Kunci Penurunan Stunting Nasional, Sukabumi Jadi Titik Awal Penguatan Program

Pemerintah pusat menempatkan Provinsi Jawa Barat sebagai penentu utama keberhasilan penurunan stunting secara nasional

Jawa Barat Kunci Penurunan Stunting Nasional, Sukabumi Jadi Titik Awal Penguatan Program
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji menegaskan Jawa Barat jadi acuan nasional program penurunan stunting.

INILAHKORAN.ID - Pemerintah pusat menempatkan Provinsi Jawa Barat sebagai penentu utama keberhasilan penurunan stunting secara nasional.

Dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, capaian Jawa Barat dinilai akan sangat menentukan arah dan hasil target nasional pengentasan stunting.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji menegaskan, akselerasi program percepatan penurunan stunting, termasuk Makan Bergizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD (MBG 3B) di Jawa Barat, akan memberi dampak signifikan terhadap angka stunting nasional.

Jika program tersebut berjalan optimal dan berhasil di Jawa Barat, maka efeknya akan terasa langsung pada capaian nasional. Sebaliknya, bila tersendat, target nasional pun akan sulit tercapai.

“Alhamdulillah, penurunan stunting di Jawa Barat cukup luar biasa. Ini hasil kerja bersama pemerintah daerah, kader, dan seluruh elemen,” kata Wihaji saat meninjau pelaksanaan program di Kabupaten Sukabumi, yang dikutip Selasa 13 Januari 2026.

Menurutnya, tren positif tersebut tidak lepas dari konsistensi kerja lapangan serta kolaborasi lintas sektor yang terbangun di daerah. Jawa Barat, kata dia, telah menunjukkan bahwa penanganan stunting tidak bisa dikerjakan secara parsial, melainkan harus terintegrasi dari hulu ke hilir.

Peninjauan ke Sukabumi juga menjadi bagian dari pengawasan langsung implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115, khususnya Pasal 47, yang memberikan mandat baru kepada Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk mendistribusikan program MBG 3B.

“Kita ingin memastikan tidak ada kendala di lapangan. Beberapa waktu lalu sempat ada persoalan yang viral, dan itu tidak boleh terulang. Karena itu hari ini kita cek langsung,” tegasnya.

Kabupaten Sukabumi dipilih sebagai lokasi peninjauan karena dinilai merepresentasikan tantangan sekaligus potensi besar Jawa Barat dalam menekan angka stunting. Daerah ini menjadi salah satu fokus penguatan program MBG 3B dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

“Sukabumi dipilih karena Jawa Barat memiliki jumlah TPK terbesar secara nasional. Dari total 597.692 TPK di seluruh Indonesia, Jawa Barat menjadi salah satu yang paling besar. Kabupaten Sukabumi sendiri memiliki jumlah penduduk sekitar 2,8 juta jiwa, dengan 47 kecamatan, 380 desa, dan 5 kelurahan,” tambah Wihaji.

Dengan skala penduduk dan kekuatan kader yang dimiliki, Jawa Barat kini tidak hanya menjadi sasaran program, tetapi juga barometer nasional penurunan stunting. Keberhasilan di provinsi ini akan menjadi tolok ukur apakah agenda besar negara dalam memutus mata rantai stunting benar-benar berjalan efektif di tingkat akar rumput. 


Editor : Ahmad Sayuti