Jejak Asa Saguling 1, Wujud Nyata SMPN 1 Saguling Bangun Budaya Literasi Lewat Buku
SMP Negeri 1 Saguling kembali berinovasi mendukung program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang digagas Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - SMP Negeri 1 Saguling kembali berinovasi mendukung program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang digagas Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.
Bukti nyata upaya tersebut terwujud lewat penerbitan buku antologi puisi bertajuk Jejak Asa Saguling 1 yang berisi kumpulan karya tulis. Mulai dari puisi, pantun, hingga berbagai bentuk sastra lainnya yang merupakan hasil karya para guru dan siswa di lingkungan sekolah tersebut.
Buku itu tak cuma menjadi wadah penyaluran ekspresi, tetapi juga tonggak penting pengembangan budaya baca dan tulis di kalangan warga sekolah.
Kepala SMPN 1 Saguling Budi Ruhiat menjelaskan, penerbitan buku ini memiliki makna lebih dari sekadar memenuhi indikator program.
Menurutnya, literasi sejati tidak hanya berhenti pada kemampuan membaca, tetapi juga mencakup keberanian dan kemampuan untuk menuangkan gagasan, perasaan, serta pengalaman menjadi tulisan yang positif dan inspiratif.
"Melalui karya terbitan ini, sekolah ingin membuktikan bahwa setiap warga sekolah memiliki potensi untuk berkarya dan menghasilkan tulisan yang bernilai serta bermanfaat bagi orang lain," kata Budi, Jumat (15/5/2026).
Untuk mewujudkan hal tersebut, jelas Budi, pihak sekolah bekerja sama dengan penerbit guna memfasilitasi dan memastikan karya-karya sastra yang dihasilkan mendapatkan tempat dokumentasi yang layak dan rapi.
"Langkah ini dipilih agar para pendidik dan peserta didik semakin termotivasi, merasa dihargai, dan memiliki semangat tinggi untuk terus berkarya," jelasnya.
"Kehadiran buku ini diharapkan menjadi pemicu semangat agar dunia literasi semakin dicintai dan dijadikan kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar kewajiban akademik," sambungnya.
Lebih jauh, Budi menuturkan, pembangunan budaya literasi harus dilakukan secara konsisten dan melibatkan partisipasi seluruh elemen sekolah.
Dengan berbagai program pendukung, sekolah diharapkan mampu bertransformasi, tidak hanya menjadi pusat pengajaran materi pelajaran, namun juga ruang yang membebaskan kreativitas serta membentuk karakter siswa.
"Melalui Jejak Asa Saguling 1, sekolah menaruh harapan besar agar lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kreatif, berpikir kritis, dan memiliki kepribadian yang kuat serta berbudaya tinggi," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

