Jelang Akhir Tahun Bandung Siaga Narkoba

INILAH, Bandung -  Kota Bandung enggan 'kecolongan' maraknya peredaran narkoba jelang pergantian tahun.

Jelang Akhir Tahun Bandung Siaga Narkoba
Kota Bandung enggan 'kecolongan' maraknya peredaran narkoba jelang pergantian tahun.
INILAH, Bandung -  Kota Bandung enggan 'kecolongan' maraknya peredaran narkoba jelang pergantian tahun.
 
Para lurah, babinsa, bhabinkamtibmas dan petugas puskesmas se-Kota Bandung dikumpulkan untuk diberikan arahan langsung soal peredaran narkoba. Sebab, setiap menjelang akhir tahun diprediksi peredaran narkoba semakin marak di masyarakat.
 
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Heru Winarko‎ yang datang langsung memberikan arahan menuturkan bahwa setiap akhir tahun operasi akan selalu ditingkatkan. 
 
Hal itu dikarenakan peredaran narkoba dari luar negeri akan meningkat, yang disinyalir menggunakan jalur laur untuk menyelundupkannya masuk ke Indonesia.
 
"Kita meningkatkan operasi, kita ajak pihak kepolisian, pasti karena kita lihat dari luar di sana itu winter, jadi nggak bisa melaut sehingga kapal-kapal itu butuh sampingan, dan itu yang dimanfaatkan," kata Heru di Graha Bhayangkara, Jalan Cicendo, Bandung, Rabu (28/11).
 
Pembekalan ini direspon positif oleh Wali Kota Bandung, Oded Muhammad Danial. Menurutnya, keberadaan pilar kewilayahan sangat penting untuk menjaring peredaran narkoba di masyarakat.
 
"Hari ini kita ada sosialisasi tentang tiga pilar dalam penguatan bahaya narkoba, saya berharap bisa menguatkan tema-teman di kewilayahan tentang bahaya narkoba," timpal Oded.
 
Oded menuturkan bahaya narkoba kini bukan hanya menjadi urusan polisi ataupun BNN saja. Sebab, lanjut dia, peredarannya melibatkan masyarakat di tingkat bawah yang‎ ikut terjun sebagai penyelundup ataupun pengedar narkoba karena berlatarbelakang kebutuhan ekonomi.
 
"Tadi saya ngobrol dengan Pak Kepala BNN, jadi persoalan narkoba itu mereka terintegrasi. Bahayanya datangnya narkoba kebanyakan datang dari laut, sekarang luar biasa itu nelayan urusan ikan itu bukan pokok, tapi pokoknya menyeleundupkan narkoba," terangnya.
 
Persoalan Kota Bandung sendiri dinilai Oded juga semakin berat karena sudah bukan lagi mencegah masuknya narkoba, namun harus mampu menangkal peredarannya. 
 
Terlebih, dia menilai saat ini Kota Bandung sudah berubah menjadi kota urban yang banyak didatangi oleh pendatang dari pelbagai daerah.
 
"Kalau sudah masuk ke darat jadi kita di darat harus siaga karena paling berat ‎kita di situ. Makanya kita acara ini untuk penguatan," tandasnya. 


Editor : inilahkoran