Jelang Libur Nataru, Kapolri dan Menhub Tinjau Kesiapan Pemkab Bogor
Menjelang libur Nataru kali ini, Kapolri Jenderal Lystio Sigit Prabowo dan Menhub Budi Karya Sumadi langsung mengecek kesiapan Pemkab Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Puncak - Menjelang libur Nataru kali ini, Kapolri Jenderal Lystio Sigit Prabowo dan Menhub Budi Karya Sumadi langsung mengecek kesiapan Pemkab Bogor.
Pengecekan dilakukan agar pencegahan lonjakan Covid-19 saat libur Nataru dapat dilakukan. Terlebih, Bogor menjadi jalur lintasan yang membutuhkan kesiapan Pemkab Bogor.
Listyo menuturkan, kendati tahun ini ada kelonggaran penerapan aturan PPKM namun pemerintah tetap berkeinginan melakukan antisipasi penyebaran Covid-19. Menurutnya, kawasan wisata seperti Puncak Kabupaten Bogor diperkirakan ada lonjakan wisatawan yang harus diantisipasi dengan kesiapan Pemkab Bogor.
Baca Juga: Ploting Personel Hingga Sterilisasi Jibom Dinyatakan Siap Amankan Nataru di Kota Bandung
"Di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor tentunya ada lonjakan wisatawan yang berpotensi meningkatkan kasus penyebaran Covid-19 terutama varian Omicron. Oleh karena itu, perlu diantisipasi seperti penerapan aturan ganjil genap dan kewajiban sudah tervaksinasi Covid-19," kata Listyo, Kamis 23 Desember 2021.
Dia menuturkan, di pos pengamanan Nataru jajarannya bersama unsur TNI dan Pemkab Bogor akan mengadakan vaksinasi Covid-19 kepada para wisatawan yang belum divaksinasi.
"Di pos pengamanan, juga akan ada pelayanan vaksinasi Covid-19. Kami akan mewajibkan para wisatawan, membuktikan sudah tervaksinasi melalui aplikasi peduli lindungi atau dengan sertifikat vaksinasi. Dalam libur Nataru, kami juga akan menyiapkan tempat tidur di pusat isolasi terpadu bagi wisatawan yang terpapar wabah Covid-19," tuturnya.
Baca Juga: Dishub Perketat Keluar-Masuk Kota Bandung Saat Nataru
Di tempat yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau agar masyarakat berada di rumah saja di masa liburan Nataru. Namun, bagi yang berkegiatan di luar rumah maka harus sudah divaksinasi Covid-19 dan menunjukkan hasil negatif rapid test antigen.
"Masyarakat yang ingin berwisata harus sudah divaksinasi Covid-19 dan menunjukkan hasil negatif rapid test antigen. TNI, Polri dan Pemkab Bogor akan melakukan operasi acak baik di objek wisata, jalan raya maupun mall," papar Budi. (Reza Zurifwan)
Editor : inilahkoran


