Jelang Nataru 2025, Dispangtan Kota Cimahi Jamin Stok Pangan Cukup

Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menjamin ketersediaan pangan tetap aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026. 

Jelang Nataru 2025, Dispangtan Kota Cimahi Jamin Stok Pangan Cukup
Dispangtan Kota Cimahi memastikan stok pangan jelang nataru aman. Agus Satia Negara/Inilahkoran

INILAHKORAN.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) cimahi menjamin ketersediaan pangan tetap aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru (nataru) 2025-2026. 

Tak hanya itu, pihaknya juga mengklaim gejolak harga dipastikan tidak terjadi, hingga saat ini semua komoditas pangan masih tercatat dalam level yang wajar.
 
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota cimahi, Tita Mariam mengatakan, pihaknya bersama dengan OPD terkait telah melakukan pengawasan dan pemantauan pasokan pangan secara rutin. 

Tujuan utamanya, mencegah kekurangan atau kelangkaan yang bisa memicu kenaikan harga di tengah musim libur.
 
“Untuk ketersediaan pangan jelang akhir tahun ini kami pastikan aman dan mencukupi," kata Tita, Selasa 9 Desember 2025.

"Kami pantau terus karena pangan sangat dibutuhkan masyarakat, jangan sampai ada laporan kelangkaan,” tegasnya.

Tita mengakui bahwa kebutuhan pangan Kota cimahi yang terbagi untuk tiga kecamatan dan 15 kelurahan masih banyak mengandalkan pasokan dari luar daerah, termasuk beras dan sayuran. 

Menurutnya, hal ini karena cimahi bukan wilayah penghasil pangan secara utama.
 
“Kalau untuk pasokan pangan, kita masih mengandalkan dari luar. Kami berkolaborasi dengan komoditas daerah sekitar untuk memastikan aliran pasokan tetap lancar,” jelasnya.
 
Sementara untuk menyiasati keterbatasan lahan, terang Tita, Pemkot cimahi mengedepankan inovasi di bidang pertanian, antara lain melalui kerja sama dengan kelompok tani lokal. 

Upaya ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi petani, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada pasokan luar dan menekan dampak inflasi.
 
“Dengan inovasi di bidang pertanian ini, kami berharap dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani sekaligus mengurangi dampak inflasi di Kota cimahi,” ujarnya.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti