Jelang Ramadan, SD Darul Hikam Gelar Kegiatan Alquran Camp Secara Hybrid
Sebanyak 457 siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) Darul Hikam mengikuti kegiatan Alquran Camp secara hybrid menjelang datangnya bulan suci Ramadan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sebanyak 457 siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) Darul Hikam mengikuti kegiatan Alquran Camp secara hybrid.
Kegiatan pembukaan Alquran Camp ini diselenggarakan di Masjid Al Ihsan Darul Hikam, Jalan Juanda 285 (Dago), Bandung.
Ketua Pelaksana Alquran Camp Darul Hikam Aning Karwati mengatakan, dari jumlah 457 siswa-siswi tersebut, pihaknya mengkelompokan siswa-siswi menjadi 37 kelompok. Mulai dari kelompok dasar, kelompok mahir, kelompok terampil dan kelompok persiapan tasmi.
"Jadi di SD Darul Hikam kan ada program tasmi satu juz, jadi anak-anak diharapkan bisa menyetorkan hafalan qurannya sebanyak satu juz dalam satu kali duduk" ujar Aning Karwati, Senin 21 Maret 2022.
Baca Juga: Seungmin Jadi Member Ketiga Stray Kids yang Dinyatakan Positif Covid-19
Selain itu, adapun kendala yang dihadapi oleh siswa-siswi tersebut, mereka belum sepenuhnya lancar membaca Alquran. Sebagai contoh, untuk siswa-siswi kelas satu, mereka sudah mahir dalam membaca Alquran namun belum sepenuhnya mengenal huruf dan hukum tanda bacanya.
"Sehingga untuk kelompok dasar, diupayakan untuk bisa lulus Iqro-nya dulu. Kalau untuk kelas yang lain, bacaannya tetap baik dan benar, tapi sudah diarahkan dengan hafalannya untuk menuju juz itu," imbuhnya.
Dia berharap melalui kegiatan ini anak-anak membiasakan untuk berinteraksi dengan Alquran, harapannya ketika sudah terbiasa maka siswa-siswi tidak akan terbebani lagi ketika membaca Alquran.
Baca Juga: Sempat Vakum Lantaran Pandemi Covid-19, Perajin Rotan di Kabupaten Cirebon Mulai Beraktivitas
"Harapan saya yang paling tinggi adalah bisa mengajarkannya dan mengamalkannya," ucapnya.
Sementara itu, Kepala SD Darul Hikam Ruri Sundari mengatakan, bahwa kegiatan Alquran Camp sendiri targetannya adalah mengajak siswa-siswi untuk bisa berinteraksi lebih maksimal dengan Alquran, apalagi dengan momentum menjelang bulan suci Ramadan.
"Jadi kami berupaya mengkondisikan siswa-siswi untuk lebih dekat dengan Alquran," ucapnya.
Karena kegiatan Alquran Camp ini dilaksanakan selama empat hari, lanjut dia, ada banyak target yang ingin dicapai, mulai dari ingin memastikan siswa-siswi yang belum bisa baca Alquran bisa segera menguasai baca tulis Alquran. Dengan empat hari ini, mereka bisa lebih memaksimalkan waktu untuk bisa membaca Alquran.
Baca Juga: DPRD Masih Nunggu SK Kemendagri Soal Penetapan Wali Kota Bandung Definitif
"Yang belum lancar baca Alquran, nanti kita kelompokan agar mereka bisa lancar dengan empat hari ini. Yang sudah lancar, masuk kepada kelompok hafalan, mereka bisa menambah hafalannya, dan bisa memaksimalkan empat hari ini," papar Ruri Sundari. *** (Okky Adiana)
Editor : inilahkoran


