Jelang SPMB 2025, Disdik KBB Pastikan Semua Persiapan Terkendali

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB 2025 berjalan secara transparan dan efektif.

Jelang SPMB 2025, Disdik KBB Pastikan Semua Persiapan Terkendali
Tak hanya dari sosialisasi, berbagai persiapan teknis seperti server yang digunakan untuk menjaga aktivitas pendaftaran selama SPMB 2025 di KBB agar terus berjalan dengan lancar. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB 2025 berjalan secara transparan dan efektif.

Tak hanya dari sosialisasi, berbagai persiapan teknis seperti server yang digunakan untuk menjaga aktivitas pendaftaran selama SPMB 2025 di KBB agar terus berjalan dengan lancar.

"Pada 20 Mei 2025 saat Kick Off SPMB 2025, kami telah melakukan penandatanganan bersama antara Bupati Bandung Barat, Forkopimda dan Disdik agar pelaksanaan penerimaan siswa baru berjalan secara transparan," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) KBB Asep Dendih didampingi Kepala Bidang SD Edy Saprudin saat ditemui, Jumat 13 Juni 2025.

Asep menjelaskan, sosialisasi pelaksanaan dan tata cara SPMB 2025 dilakukan secara masif mulai dari website Dinas Pendidikan KBB hingga berbagai platform media sosial Disdik.

"Kita lakukan sosialisasi melalui web dan media sosial Disdik, mulai dari Instagram hingga TikTok dan sudah bisa langsung dilihat oleh masyarakat kapan SPMB itu dilaksanakan," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada para kepala sekolah baik dari jenjang SD, SMP, Kelompok Kerja Kepala Sekolah Sekolah Dasar (K3S SD), pengawas SD dan SMP.

"Tujuannya sama agar kepala sekolah jenjang SD dan SMP, serta pengawas paham betul regulasi SPMB tahun 2025. Sehingga diharapkan tidak ada mis persepsi terkait SPMB 2025 ini," ujarnya.

Selanjutnya, sambung Asep, sosialisasi tersebut juga ditindaklanjuti oleh kepala sekolah ke Satuan Pendidikan Tingkat SMP di wilayahnya.

Misalnya, Satuan Pendidikan SMP yang ada di Kecamatan Cihampelas harus melakukan sosialisasi ke SD dan MI yang ada di Kecamatan Cihampelas.

"Sosialisasinya dilaksanakan kepada guru SD, orang tua dan kepada masyarakat sekitar agar informasi terkait SPMB 2025 ini tersampaikan secara masif," bebernya.

Tahun ini, terang Asep, pelaksanaan SPMB tahun 2025 ini sama dengan tahun kemarin, yakni dengan menggunakan sistem online dengan laman website https://spmb-disdik.bandungbaratkab.go.id.

"Untuk kuota yang kita sediakan tahun ini sebanyak 17.070 siswa untuk 67 SMP negeri se-Bandung Barat," terangnya.

Kendati secara pelaksanaan SPMB 2025 ini sama dengan tahun sebelumnya, lanjut Asep, ada sedikit perbedaan pada jalur pendaftaran pada jalur domisili.

"Kalau dulu ada jalur zonasi, sekarang jalur domisili namanya. Beda istilah, tapi perbedaannya di tahun ini kita sudah berikan SK domisili," ucapnya.

"Contoh di Kecamatan Lembang, orang Lembang hanya bisa daftar di sekolah yang ada di Lembang, Parongpong daftar di SMP Parongpong, itu untuk jalur domisili," katanya.

Namun, pihaknya menambah aturan di petunjuk teknis atau juknis dimana yang melakukan penerimaan pendaftaran di jalur SPMB ini tetap jarak terdekat.

"Jadi pendaftar yang diterima itu yang terdekat dari sekolah. Jalur kedua ada afirmasi, jalur prestasi dan perpindahan, itu sama dengan tahun sebelumnya tidak ada perbedaan," jelasnya.

Sama dengan tahun sebelumnya, ungkap Asep, pelaksanaan SPMB tahun 2025 dibuka dalam dua tahap. Pada tahap pertama pendaftaran dan verifikasi dokumen SPMB 2025, dibuka mulai 19-25 Juni 2025, sedangkan jenjang TK/SD dibuka mulai 16 Juni 2025 hingga 4 Juli 2025.

"Untuk kuota jalur domisili SMP sebanyak 40 persen dari daya tampung sekolah. Sedangkan untuk SD sebesar 70 persen," jelasnya.

Hasil pendaftaran pada tahap pertama yang diterima jalur domisili bakal diumumkan pada 27 Juni 2025, pukul 14.00 WIB untuk SMP. Sedangkan untuk jenjang TK/SD diumumkan pada 5 Juli 2025.

"Tahapan akan dilanjutkan dengan pelaksanaan daftar ulang pada tanggal 1 sampai 3 Juli 2025 untuk SMP dan SD dimulai 7-11 Juli 2025," katanya.

Sementara itu, untuk pendaftaran tahap dua, yakni jalur prestasi, afirmasi dan mutasi bakal dilaksanakan pada 1-4 Juli 2025. Kemudian, dilanjutkan pengumuman pada 7 Juli 2025 dan daftar ulang mulai tanggal 8-10 Juli 2025.

"Untuk kuota jalur afirmasi jenjang SMP ini sebanyak 20 persen dan SD sebanyak 25 persen dari daya tampung sekolah," sebutnya.

Selanjutnya, untuk jalur mutasi kuota yang tersedia untuk SMP sebanyak 5 persen dan SD sebanyak 5 persen.

"Kalau untuk jalur prestasi kuota yang tersedia sebanyak 35 persen dari dari tampung sekolah," ucapnya.

Sementara itu, terang Asep, dari sisi kesiapan server tatkala terjadi down saat pelaksanaan SPMB 2025 pihaknya bakal membuka penerimaan secara offline. Namun, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan pihak ketiga baik untuk menjaga server maupun aplikasinya.

"Kita berharap server tidak down saat proses SPMB berlangsung. Tapi, sebagai langkah antisipasi kita menerima pendaftaran secara offline. Jadi pendaftar bisa langsung datang ke sekolah tujuan," terangnya.


Editor : Doni Ramdhani