JPO SMKN 19 Kota Bandung Ditargetkan Dibangun Oktober, Masuk Program Penataan
JPO di sekitar SMKN 19 ditargetkan akan dibangun pada Oktober 2026 lantaran masuk dalam program penataan Jalan Soekarno-Hatta
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Penataan Jalan Soekarno-Hatta dari Cibereum hingga Cibiru, masuk program yang akan berjalan tahun ini. Selain perbaikan jalan, penataan mencakup trotoar, penerangan jalan umum (PJU) hingga pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) di sekitar SMKN 19.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, penataan koridor Jalan Soekarno Hatta dilakukan melalui koordinasi bersama pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Kolaborasi, diperlukan karena sejumlah fasilitas berada di bawah kewenangan berbeda.
“Jalan Soekarno-Hatta dari Cibereum sampai Cibiru kita sudah berkesepakatan, sudah keluar programnya. Jalan kita rapikan bersama, mulai dari trotoar, PJU dan JPO,” kata Farhan, Rabu (2/9/2026).
Dia memastikan, pembangunan JPO di SMKN 19 sangat memungkinkan direalisasikan tahun ini. Bahkan, pekerjaan penataan koridor Jalan Soekarno Hatta ditargetkan mulai berjalan pada Oktober mendatang.
“Sekalian Oktober ini kita jalan semuanya,” ucapnya.
Menurut Farhan, pembangunan JPO tidak bisa dilakukan secara sepihak karena berkaitan dengan status lahan dan kewenangan pengelolaan fasilitas pendidikan. Anggaran dari pemerintah kota tersedia, namun pembangunan berada di atas lahan milik pemerintah pusat sehingga diperlukan izin.
“Kalau saya pakai contohnya begini. Anggaran dari pemerintah kota ada, insya Allah. Tapi dibangunnya di atas tanah punya pemerintah pusat, saya mesti minta izin dulu ke pemerintah pusat,” ujar dia.
Selain persoalan lahan, pemanfaatan JPO juga berkaitan dengan SMKN 19 yang berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi. Karena itu, koordinasi lintas pemerintahan diperlukan agar pembangunan berjalan sesuai aturan administrasi.
Dia mengakui kebutuhan masyarakat menjadi pertimbangan penting dalam percepatan pembangunan. Namun, proses administrasi tetap harus dipenuhi agar pelaksanaan proyek tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
“Saya tahu kebutuhan masyarakat tidak boleh dihalangi oleh masalah administrasi, tapi kami juga tidak bisa menghindari kewajiban administratif yang harus kami hadapi,” tandasnya.
Farhan menambahkan, penataan Jalan Soekarno Hatta diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik jalan. Namun juga meningkatkan kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan. Kehadiran trotoar, PJU dan JPO juga menjadi bagian dari penataan koridor yang menghubungkan kawasan Cibereum hingga Cibiru.
Editor : Bsafaat

