Kadispora Kota Bogor Minta Pembangunan GOM Bogor Selatan Digeber
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor Herry Karnadi meminta agar kontraktor pembangunan Gelanggang Olahraga Masyarakat atau GOM Bogor Selatan digeber.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor Herry Karnadi meminta agar kontraktor pembangunan Gelanggang Olahraga Masyarakat atau GOM Bogor Selatan digeber.
"Pembangunan GOM Bogor Selatan sudah ada di 60 persen lebih tapi saya akui ada deviasi negatif, angkanya di bawah 10 persen sih atau antara 6-7 persen. Kendala cuaca sudah disampaikan kepada pihak pembangun atau kontraktor baik GOM Bogor Utara maupun GOM Bogor Selatan," kata Herry kepada wartawan, Rabu 12 Oktober 2022.
Menurutnya, pembangunan GOM Bogor Utara lahan yang digunakan relatif lebih soft. Namun, GOM Bogor Selatan perlu ada perlakuan khusus karena kondisi lahannya. Soal pengurugan tanah dan drainase. Perataan tanah ini sedikit hambatan karena ada 12 ribu kubik tanah yang harus dibuang ke tempat yang masih milik Pemkot Bogor.
Herry memaparkan, selama satu pekan kemarin mencari lahan untuk pembuangan tanah, pihaknya juga koordinasikan dengan Inspektorat dan bagian aset.
"Karena membuangnya harus ke lahan yang milik Pemkot Bogor juga, kami cari dahulu yang memungkinkan. Ada lokasi yang dekat tapi tidak memungkinkan karena lebih jauh aksesnya. Kemudian akhirnya dapat tanah di Rancamaya, memungkinkan dan jaraknya tidak begitu jauh," paparnya.
Ia menjelaskan, untuk kondisi progres pembangunan sudah 60 persen dan Selatan hanya membangun lapangan sepak bola saja. Hari ini akan ada ekspose rumput, apabila diterima maka bulan depan dipasang rumput. Melihat eksisting di lapangan, dia optimistis bisa dikejar hingga 7 Desember 2022.
"Kemarin soal drainase selesai, tinggal tiang lampu stadion dan rumputnya. Besaran lapangan sepak bola GOM Bogor Selatan dan Utara sama, tetapi selatan cukup banyak space untuk garis lapangan 2,5 meter. Lebih megah selatan," jelasnya.
Herry membeberkan, GOM Bogor Utara ada kendala soal utilitas atau instalasi, tapi kemarin sudah dibahas. Mudah-mudahan GOM ini sesuai spek dan perencanaan. Kemarin rapat dengan Kejaksaan dan kumpul dengan inspektorat, bisa dikejar sampai tanggal 7 Desember mendatang. Jangan sampai ada keterlambatan, daripada bayar denda mending ditambah man power," pungkasnya.*** (rizki mauludi)
Editor : Doni Ramdhani

