Kairos Pictures Gelar Cinema Visit Film Istimewa di Ciwalk Bandung
Perjalanan Istimewa di layar lebar dimulai dengan pertemuan antara film dan penonton yang menghadirkan momen penuh haru dalam rangkaian cinema visit.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Perjalanan Istimewa di layar lebar dimulai dengan pertemuan antara film dan penonton yang menghadirkan momen penuh haru dalam rangkaian cinema visit yang berlangsung di XXI Ciwalk, Bandung, Selasa (11/8/2026).
Produser Istimewa Abdullah Mansuri hadir bersama salah dua pemeran film Yanni Melwani dan Prija Iska (Priijay) untuk bertemu langsung dengan penonton dan merasakan respons mereka setelah menyaksikan kisah Istimewa.
Pria yang akrab disapa Ayah Mans itu mengaku pertemuan dengan penonton setelah film selesai menjadi momen yang mengingatkan kembali pada pesan utama yang ingin dibawa Istimewa.
"Film ini tidak hanya ingin memperlihatkan perjalanan anak-anak di Rumah Istimewa, tetapi juga mengajak masyarakat melihat mereka sebagai manusia yang utuh, dengan mimpi, keberanian, kasih sayang, humor, dan keistimewaan masing-masing," kata Ayah Mans.
Dia berharap pesan tersebut dapat mengubah cara masyarakat dalam memandang teman-teman disabilitas.
“Saya berharap lewat film Istimewa, teman-teman kita yang selama ini disebut disabilitas tidak lagi hanya dilihat dari kekurangannya. Mereka punya mimpi, mereka punya keberanian, mereka punya kasih sayang, dan mereka juga bisa memberikan kebahagiaan untuk orang lain. Jadi buat saya, mereka bukan hanya disabilitas, mereka adalah orang-orang yang Istimewa,” jelasnya.
Film tersebut diakuinya bukan hanya untuk anak-anak disabilitas. Namun untuk masyarakat secara umum. Pasalnya, siapa pun kita, apa pun latar belakang keluarga kita, apa pun kekurangan yang kita punya, kita semua pasti punya sesuatu yang membuat kita Istimewa.
Secara singkat, film itu mengisahkan suasana Rumah Istimewa yang dihuni lima anak dengan disabilitas Aldo (Aldi), Bimo (Bambang), Ken (Rein), Nita (Niatus), Mul (Mustofa), hidup sebagai keluarga bersama Pak Mahendra (Mathias Muchus), sosok Ayah yang penuh kasih, dan seorang sukarelawan, Mbak Kinan (Yanni Melwani) yang setia merawat mereka.
Saat Ayah divonis kanker dan memilih pergi diam-diam agar mereka tak melihatnya melemah, anak-anak nekat melakukan perjalanan untuk mencarinya.
Di tengah pencarian, mereka bertemu Bagas (Ajil Ditto) dan Aji (Agus Kuncoro) yang membawa mereka menjadi viral melalui panggung PWO dengan bergabungnya Ella (Salsabila Bella).
Perjalanan itu menguji persahabatan dan ketulusan yang sesungguhnya. Setelah melalui berbagai rintangan, mereka menemukan titik cerah untuk bertemu kembali dengan Ayah.
Rumah Istimewa kembali berdiri, tetapi sebuah kehilangan mengajarkan bahwa tak ada yang abadi, melainkan hidup melalui kasih dan maaf. Apakah mereka bisa bertahan menghadapi dunia, sebagai sebuah keluarga?
Editor : Doni Ramdhani

