Pemkab Bogor Gandeng Jusuf Hamka Bangun Jalan Tol Tambang Cigudeg-Parungpanjang

Pemkab Bogor menawari Jusuf Hamka (PT CMNP) kerja sama pembangunan jalan tol tambang Cigudeg-Parungpanjang sepanjang 12 km. Simak skema perencanaannya!

Pemkab Bogor Gandeng Jusuf Hamka Bangun Jalan Tol Tambang Cigudeg-Parungpanjang
Bupati Bogor Rudy Susmanto

INILAHKORAN.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali mengubah konsep proyek infrastruktur jalan khusus tambang menjadi jalan tol tambang.

Melalui skema baru ini, truk-truk angkutan tambang yang melintas nantinya akan dikenakan tarif tol sebagaimana operasional jalan tol pada umumnya.

Rencana pembangunan jalan tol tambang sepanjang 12 kilometer tersebut saat ini sedang dalam tahap penyusunan kajian teknis. Pemkab Bogor pun resmi menawarkannya kepada pengusaha jalan tol nasional sekaligus Ultimate Beneficial Owner PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) Tbk, Mohammad Jusuf Hamka.

Kedua belah pihak dijadwalkan akan duduk bersama pekan depan guna membahas detail potensi kerja sama pembangunan proyek tersebut.

"Pekan depan, PT CMNP Tbk dan Pemkab Bogor akan membahas bersama-sama rencana kerja sama pembangunan jalan tol tambang," ujar Bupati Bogor, Rudy Susmanto, kepada wartawan, Minggu (9/8/2026).

Rudy Susmanto menjelaskan, pihaknya sejauh ini belum mengalkulasi secara rinci nilai investasi yang dibutuhkan maupun potensi keuntungan (benefit) yang bakal didapatkan PT CMNP Tbk jika merealisasikan tol tambang tersebut.

Sesuai pemetaan awal, tol tambang ini dirancang membentang sepanjang 12 kilometer, menghubungkan tiga kecamatan utama pendorong sektor tambang di Kabupaten Bogor, yakni Cigudeg, Rumpin, hingga Parungpanjang.

"Kami belum bicara sejauh itu (nilai investasi dan potensi bisnis), baru pekan depan akan didiskusikan," tutur Rudy. Ia menambahkan, Pemkab Bogor saat ini juga tengah menunggu penetapan lokasi (penlok) resmi untuk koridor tol tersebut.

Sementara itu, Mohammad Jusuf Hamka mengaku masih menunggu hasil penyelesaian kajian resmi dari Pemkab Bogor. Ia menggarisbawahi bahwa portofolio PT CMNP Tbk selama ini belum pernah menangani rute spesifik untuk kendaraan berat tambang.

“Kami mengkaji dan menghitung dulu, karena selama ini PT CMNP Tbk bukan ahlinya (di bidang jalan khusus angkutan tambang). Pekan depan kami akan diskusi lagi. Kalau untung atau cuan, bisa bayar bank, dan ada kemaslahatan untuk orang banyak, maka kami pun mau,” ungkap pengusaha yang akrab disapa Babah Alun tersebut.

Berdasarkan catatan data, gagasan awal jalur khusus angkutan barang tambang ini semula diusulkan oleh mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Konsep tersebut kemudian mengalami penyesuaian skema menjadi jalan khusus tambang dan jalan tambang di masa kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto, hingga kini dimatangkan menjadi proyek jalan tol tambang.


Editor : Ahmad Sayuti