Kantor Polsek di Bogor jadi Posko Kesiapsiagaan Bencana Alam

Menghadapi ancaman cuaca ekstrim, 33 Kantor Polsek di jajaran Polres Bogor dijadikan Posko Kesiapsiagaan Bencana Alam.

Kantor Polsek di Bogor jadi Posko Kesiapsiagaan Bencana Alam
"Saat ini, kita sedang menghadapi potensi cuaca ekstrim, 33 Kantor Polsek pun kami jadikan Posko Kesiapsiagaan Bencana Alam," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto kepada wartawan, Rabu, 5 November 2025. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Menghadapi ancaman cuaca ekstrim, 33 Kantor Polsek di jajaran Polres Bogor dijadikan Posko Kesiapsiagaan Bencana Alam.

Selain kepolisian, TNI, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan PMI akan siaga di Posko Kesiapsiagaan Bencana Alam tersebut.

"Saat ini, kita sedang menghadapi potensi cuaca ekstrim, 33 Kantor Polsek pun kami jadikan Posko Kesiapsiagaan Bencana Alam," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto kepada wartawan, Rabu, 5 November 2025.

AKBP Wikha Ardilestanto menuturkan, 3.000 personel gabungan bakal disiagakan dan menjadi relawan bencana alam.

"Dengan terbaginya relawan di setiap Polsek, maka jika terjadi bencana alam, mereka dengan cepat dan sigap menangani bencan labalamnya," tutur Wikha.

Ia menjelaskan, seluruh kecamatan di Bumi Tegar Beriman masuk ke dalam wilayah rawan bencana alam.

Tidak hanya bencana tanah longsor, tanah bergeser, angin kencang maupun gempa bumi. Potensi banjir di wilayah perkotaan pun menjadi ancaman.

"Kami siap bersinergi dalam penanganan bencana alam, termasuk dengan 40 Camat," jelasnya.

Alumni Akpol Tahun 2007 itu melanjutkan, selain kesiapsiagaan bencana alam, tindakan preventif juga dilakukan dengan dilakukan penanaman pohon terutama di lahan - lahan yang kritis.

"Hari ini kami juga melakukan penanaman pohon di Kecamatan Megamendung, seperti di ketahui wilayah tersebut merupakan wilayah yang rawan akan bencana tanah longsor," lanjutnya.


Editor : Doni Ramdhani