Kebakaran Alang-alang 1 Hektare Dipicu Puntung Rokok

Kebakaran Alang-alang 1 Hektare Dipicu Puntung Rokok
TERBAKAR:Lahan alang-alang seluas sekitar satu hektare di Kabupaten Tasikmalaya, terbakar diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan

INILAH, Tasikmalaya-  Lahan alang-alang seluas sekitar satu hektare di Kampung Jamana RT 01/RW 05, Desa Sukaratu, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, terbakar pada Senin (3/8) sekitar pukul 08.30 WIB.

Kebakaran hebat itu diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan hingga mengenai rumpun alang-alang kering.

Berkat respons cepat Forum Koordinasi (FK) TAGANA Kabupaten Tasikmalaya bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Sukaresik, TNI, serta perangkat Desa Sukaratu, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke permukiman warga maupun lahan di sekitarnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Ketua FK TAGANA Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada Senin pagi dan langsung mengerahkan personel gabungan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

"Api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke permukiman warga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sedangkan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare," ujarnya.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan penyisiran area sesuai standar operasional prosedur (SOP) guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Hingga laporan sementara dibuat, kondisi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali.

Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan dan mengenai alang-alang kering di lokasi kejadian. Informasi awal mengenai kebakaran diterima dari Asep Yusup.

Jembar mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Warga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, berhati-hati saat membakar sampah, serta memastikan tungku api maupun instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.

"Musim kekeringan membuat vegetasi kering sangat mudah terbakar. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang," katanya. (bsf)


Editor : Inilahkoran