Keluarga Sudah Ikhlas, Kepolisian Swiss Ubah Status Pencarian Eril dari 'Hilang' menjadi 'Tenggelam'
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Swiss menyampaikan bahwa pihak otoritas setempat sudah mengubah status pencarian Eril .
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Swiss menyampaikan bahwa pihak otoritas setempat sudah mengubah status pencarian Eril dari missing person (orang yang hilang) menjadi drowned person (orang tenggelam).
“Hal ini mengisyaratkan bahwa orang yang dicari kemungkinan sudah meninggal dunia,” ujarnya.
Sekretaris MUI Jabar, KH Rafani Akhyar, menyampaikan bahwa dengan memperhatikan keterangan keluarga tersebut serta mempertimbangan ketentuan syariat, maka jenazah Eril harus segera dishalatkan.
Baca Juga: Keluarga Ridwan Kamil Pastikan Pencarian Eril di Swiss Akan Terus Dilakukan
“Karena jenazah tidak atau belum ditemukan, maka shalat jenazah dilakukan dengan cara shalat gaib,” ungkapnya.
Sebelumnya, melalui akun instagram pribadinya, ibunda Eril , Atalia Praratya, membagikan postingan instagram yang cukup pilu.
Seperti sebuah surat yang dituliskan kepada Eril, dia pamit kepada Eril untuk pulang ke Indonesia dan menitipkan Eril kepada pemilik sejatinya yaitu Allah SWT.
Baca Juga: Tata Cara Sholat Ghaib, Lengkap dengan Niat dan Doanya
“Ril, mamah pulang dulu ke Indonesia, ya. Mamah titipkan kamu dalam penjagaan dan perlindungan terbaik dari pemilikmu yang sebenarnya yaitu Allah SWT di manapun kamu berada. Insyaallah kamu tidak akan kedinginan, kelaparan, atau kekurangan apapun. Bahkan kamu akan mendapatkan limpahan kasih sayang, karunia, dan kebahagiaan yang tak pernah putus, ” tulisnya, Kamis (02/06) siang.
“Di sini, di sungai Aare yang luar biasa indah dan cantik ini, mamah lepaskan kamu untuk kita bertemu lagi cepat atau lambat. Seperti yang disampaikan Wali Kota Bern, the city of Bern will forever be deeply connected to us (kota Bern selamanya akan terhubung erat dan dalam dengan kita). Doa terbaik mamah dalam setiap helaan napas,” imbuhnya.
Editor : inilahkoran


