Kenaikan Tarif PAT di Kabupaten Bogor Kurang Tepat, Kadin Ingatkan Potensi PHK
Ketua Kadin Kabupaten Bogor Shinta Dec Checawaty menyebut kenaikan PAT tidak tepat untuk iklim investasi dan bisa berimbas PHK
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Kabupaten Bogor Sintha Dec Checawaty berpendapat kebijakan kenaikan taif pajak air tanah (PAT) di Bumi Tegar Beriman kurang tepat.
Hal itu, karena dampak iklim golbal, harga dolar melambung, perang di timur tengah maupun eropa sudah memberikan dampak negatif terhadap dunia usaha.
"Pengusaha sekarang tertatih - tatih menjalankan usahanya, hingga kenaikan tarif PAT yang diterapkan Pemkab Bogor saat ini kurang tepat hingga menambah kesulitan yang sedang kami hadapi," kata Sintha Dec Checawaty kepada wartawan, Kamis, (28/05/2026).
Sintha Dec Checawaty pun berharap, Pemkab Bogor bisa menjaga iklim investasi dengan baik.
Para pengusaha, sambungnya menunggu kebijakan-kebijakan pemerintah daerah, sebelum mengambil keputusan untuk hengkang ke daerah lain.
"Saya kira momen Pemkab Bogor menaikkan tarif PAT tidak tepat karena kondisi dunia usaha yang sedang kesulitan, hingga kebijakan yang sudah diambil tersebut, sebaiknya ditunda terlebih dahulu. Jangan sampai beban pengusaha di Kabupaten Bogor mem-PHK (pemutusan hubungan kerja) karyawannya dan pindah usaha ke daerah lain," sambungnya.
Ia menjelaskan, dengan terjaganya iklim investasi di Kabupaten Bogor, maka sekaligus akan menjaga pendapatan asli daerah (PAD).
"Jangan sampai kita kehilangan pendapatan daerah karena pengusahanya hengkang ke daerah lain," jelasnya.
Editor : Ahmad Sayuti


