Kepala Polrestabes Bandung: Polsek Gedebage Ringkus Sekelompok Orang Pelaku Pembacokan di Riung Bandung

Unit Reskrim Polsek Gedebage menangkap sekelompok orang pelaku pembacokan di Riung Bandung. Korban FNS (16) tercatat sebagai seorang pelajar.

Kepala Polrestabes Bandung: Polsek Gedebage Ringkus Sekelompok Orang Pelaku Pembacokan di Riung Bandung
"Pelaku (sekelompok orang pelaku pembacokan di Riung Bandung) sudah diamankan Polsek Gedebage, ada tiga orang. Dua lainnya masih dalam pengejaran," kata Kepala Polrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung, saat ungkap kasus, Jumat 3 Maret 2023. (cesar yudistira)

INILAHKORAN, Bandung - Unit Reskrim Polsek Gedebage menangkap sekelompok orang pelaku pembacokan di Riung Bandung. Korban FNS (16) tercatat sebagai seorang pelajar.

"Pelaku (sekelompok orang pelaku pembacokan di Riung Bandung) sudah diamankan Polsek Gedebage, ada tiga orang. Dua lainnya masih dalam pengejaran," kata Kepala Polrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung, saat ungkap kasus, Jumat 3 Maret 2023.

Aswin mengatakan, motif sekelompok orang pelaku pembacokan di Riung Bandung itu melakukan pengeroyokan sampai dengan pembacokan dikarenakan adanya kesalahpahaman antara korban dan para pelaku.

Korban, disebut oleh para pelaku menjelek-jelekkan komunitas mereka. Para pelaku pun langsung main hakim sendiri atas dugaannya tersebut.

Mereka yang diamankan diantaranya Kiki Rizky Ramadhan, Reihan NF, dan Hendrian Hendriko. Kini ketiganya tengah mendekam di sel kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Para pelaku kita sangkakan pasal 170 KUHPidana, dengan ancaman pidana paling singkat lima tahun bui," tegsanya.

Sebelumnya, video rekaman pembacokan yang dilakukan sekelompok orang viral di media sosial Twitter.

Dari penelusuran wartawan, diketahui video itu terjadi di Jalan Riung Hegar, Riung Bandung, Kota Bandung, pada Kamis 23 Februari 2023 di sebuah Depo Air Minum Biru.

Dalam video yang berdurasi 29 detik tersebut, terekam dua orang diduga pelajar membawa senjata tajam menyerang seorang pelajar lainnya.

Tampak di rekaman itu satu orang merekam aksi dua rekannya menggunakan telepon genggam. Mereka melakukan penyerangan secara brutal. 

Sementara, warga di sekitar lokasi nampak hanya jadi penonton saja. Padahal, korban sudah teriak-teriak minta tolong. Para pelaku pun langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor.*** (cesar yudistira)


Editor : Doni Ramdhani