Kerahkan 60 Petugas, DLH Kota Bandung Bersihkan Sampah Sisa Demo

Dinas Lingkungan Hidup DLH Kota Bandung langsung bergerak cepat, menangani sisa-sisa demonstrasi. Sejak Minggu 31 Agustus 2025 dini hari, tim DLH telah diterjunkan ke sejumlah titik utama untuk melakukan pembersihan.

Kerahkan 60 Petugas, DLH Kota Bandung Bersihkan Sampah Sisa Demo
Kepala DLH Kota Bandung Darto menjelaskan, pihaknya menurunkan lima unit kendaraan yang terdiri dari empat unit mobil pick-up pengangkut dan satu unit kendaraan penyapu (sweeper) serta 60 personel tim penyapu dan pembersih. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Dinas Lingkungan Hidup DLH Kota Bandung langsung bergerak cepat, menangani sisa-sisa demonstrasi. Sejak Minggu 31 Agustus 2025 dini hari, tim DLH telah diterjunkan ke sejumlah titik utama untuk melakukan pembersihan.

Kepala DLH Kota Bandung Darto menjelaskan, pihaknya menurunkan lima unit kendaraan yang terdiri dari empat unit mobil pick-up pengangkut dan satu unit kendaraan penyapu (sweeper) serta 60 personel tim penyapu dan pembersih.

“Kami menyisir titik-titik utama seperti kawasan Cikapayang, sepanjang Jalan Diponegoro, depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat sampai ke depan Gedung Sate,” kata Darto, Senin 1 September 2025.

Menurutnya, dua titik yang paling signifikan membutuhkan penanganan adalah di depan Gedung DPRD Jawa Barat dan kawasan Cikapayang. Meski volume sampah tidak terlalu besar, namun tim DLH menghadapi tantangan tersendiri.

“Hingga Minggu pagi pun, kami masih merasakan perih di mata karena sisa-sisa gas air mata dan asap. Mayoritas sampah berupa abu pembakaran ban dan benda lainnya. Kami tetap gunakan masker dan alat pelindung karena tidak tahu efek gas yang tersisa,” ucapnya.

Ia juga memastikan, tidak ditemukan material besar seperti tembok roboh. Namun, beberapa pot bunga dilaporkan pecah dan logam-logam kecil bekas terbakar ditemukan berserakan, yang cukup membahayakan jika terinjak.

“Pickup kami siapkan empat unit, tapi tidak semuanya terisi penuh. Sampahnya tidak banyak, tapi tetap harus ditangani secara hati-hati. Abu dan sisa pembakaran kami semprot dengan air agar cepat hilang,” ujar dia.

Kata Darto, pembersihan dilakukan secara kolaboratif bersama instansi lain termasuk DPMKP, DSDABM dan beberapa instansi pendukung lainnya. Seluruh pekerjaan pembersihan selesai sekitar pukul 09.00 WIB.

“Tidak ada pengalihan jalan yang berarti. Lalu lintas lancar karena hari libur, bahkan ada warga yang berolahraga. Masyarakat tampaknya sadar untuk tidak mengakses area rusak, sehingga proses pembersihan berjalan lancar,” ujar dia.


Editor : Doni Ramdhani