Keras! Begini Ultimatum Menteri Budi Karya ke Garuda Setelah Dengar Curhat Bey Machmudin

Curhatan Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin soal ulah Garuda langsung mendapat respon dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Apa katanya?

Keras! Begini Ultimatum Menteri Budi Karya ke Garuda Setelah Dengar Curhat Bey Machmudin
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengultimatum Garuda untuk tidak terbang dari Halim, setelah mendengar curhat Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin. (Foto: Yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung – Curhatan Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin soal ulah Garuda langsung mendapat respon dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Apa katanya?

Tak tanggung-tanggung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meluruskan curhat Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin. Dia pun memerintahkan Angkasa Pura II membatalkan Garuda terbang dari Halim.

“Ada AP II di sini? Garuda jangan terbang dari Halim,” tegas Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi setelah mendengar keluh kesah Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin.

Diketahui, salah satu maskapai, yaitu Garuda, perusahaan pelat merah ini berencana akan membuka rute baru dari Bandara Halim dengan tujuan Surabaya, Padang dan Medan dengan awal beroperasi pada November 2024.

Sikap Garuda membuat Bey Machmudin kesal karena mereka berencana akan membuka rute penerbangan baru di Halim Perdanakusuma.

Bey Machmudin mengatakan, selama ini BIJB Kertajati terus berupaya menambah rute baru, dengan meminta langsung ke maskapai. Namun, selalu ditolak.

“Kami minta jalur baru ke maskapai sangat berat. Sangat berat, selalu tidak ada, dengan alasan sekarang supply-nya tidak ada, jadi karena (alasan) keterbatasan pesawat," ujar Bey di kegiatan Seminar Nasional MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia), ITB Kota Bandung, Senin 14 Oktober 2024.

Tetapi tiba-tiba Garuda berencana akan membuka tiga rute sekaligus dari Halim, yakni tujuan Surabaya, Padang dan Medan. 

Bey Machmudin pun mengeluhkan apa yang dia alami itu kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

“Minggu lalu ada yang (buat) saya sebagai pengguna pesawat akan senang, tapi sebagai kepala daerah ada kebijakan dari satu maskapai penerbangan yang menyayat hati saya sebagai penjabat gubernur. Yaitu adanya penerbangan dari Halim menuju Medan, Padang dan Surabaya,” katanya pada Menteri Perhubungan Budi Karya yang hadir dalam acara.

Rute baru yang dihadirkan salah satu maskapai Halim Perdanakusuma itu, dikhawatirkan malah mematikan BIJB Kertajati, Majalengka yang kini tengah dimaksimalkan oleh Pemprov Jabar.

Dengan keputusan tersebut, maka masyarakat khususnya di wilayah Bandung nantinya akan semakin memilih terbang dari Bandara Halim dibandingkan ke BIJB Kertajati

“Saya bilang ini benar-benar mematikan Kertajati. Orang dari Bandung akan naik bus ke Halim, dan sudah selesai nasib Kertajati. Kan Kertajati itu komitmen bersama-sama pemerintah pusat dan daerah,” katanya. 

“Kita sama-sama tunjang (keberadaan Kertajati) malah dengan bangganya akan ada penerbangan dari Halim menuju Padang, Medan dan Surabaya,” ujarnya. (*)


Editor : Zulfirman