Ketika Buku Datang Menemui Warga

RAK buku hadir di tengah keramaian. Membawa bacaan lebih dekat kepada warga Kabupaten Bogor.

Ketika Buku Datang Menemui Warga
SASAR CFD: Dinas Arsip dan Perpustakaan terus mendekatkan layanan literasi kepada masyarakat melalui program perpustakaan keliling dengan menyasar Car Free Day (CFD) Minggu (20/9).

Minggu pagi di kawasan Tegar Beriman biasanya diisi dengan langkah kaki, sepeda, olahraga, dan keramaian warga yang menikmati ruang publik. Namun, di antara aktivitas itu, ada satu tempat yang menawarkan perjalanan berbeda: sebuah perpustakaan yang datang membawa buku.

Perpustakaan keliling milik Pemerintah Kabupaten Bogor hadir di tengah Car Free Day (CFD) Tegar Beriman, Cibinong, Minggu (20/9). Rak-rak buku dibawa mendekat kepada warga, membuka kesempatan bagi siapa saja untuk berhenti sejenak, memilih bacaan, lalu menyelami halaman demi halaman.

Anak-anak dapat menemukan buku yang mereka sukai. Orang tua pun bisa memilih bacaan pengetahuan maupun pendidikan. Semuanya dapat dibaca secara gratis di tengah ruang publik yang ramai.

Bagi Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor, kehadiran perpustakaan keliling bukan sekadar kegiatan mengisi agenda akhir pekan. Ada upaya untuk membuat layanan literasi lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat.

Petugas Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor Taufik Ilham mengatakan, konsep yang dibawa memang sederhana: jemput bola.

“Tujuan kami adalah jemput bola, mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat. Jadi masyarakat tidak harus datang ke perpustakaan, tetapi kami yang hadir di ruang-ruang publik yang banyak dikunjungi masyarakat, salah satunya di CFD Tegar Beriman,” ujar Taufik dalam keterangan persnya.

Ruang publik kemudian berubah menjadi ruang membaca. Warga yang semula datang untuk berolahraga atau menghabiskan waktu bersama keluarga mendapat pilihan kegiatan lain yang tidak kalah sederhana, tetapi memberi pengalaman berbeda.

Buku menjadi pintu untuk memperluas pengetahuan. Bagi anak-anak, kehadiran perpustakaan keliling juga menjadi kesempatan untuk mengenal bacaan sejak dari ruang yang dekat dengan keseharian mereka. (gin)


Editor : Inilahkoran