Keutamaan dan Tata Cara Puasa Syawal Menurut Ustaz Syafiq Riza Basalamah

Ustaz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA, menjelaskan tata cara serta keutamaan puasa syawal, terutama bagi mereka yang memiliki utang puasa Ramadhan.

Keutamaan dan Tata Cara Puasa Syawal Menurut Ustaz Syafiq Riza Basalamah

INILAHKORAN - Setelah bulan Ramadhan berlalu, datanglah bulan Syawal yang menjadi momen bagi umat Muslim untuk tetap menjaga rutinitas ibadah. Salah satu amalan sunnah yang dianjurkan adalah menjalankan puasa syawal selama enam hari.

Dalam sebuah ceramah di kanal YouTube Surabaya Mengaji berjudul "Bagaimana Cara Melaksanakan puasa syawal?", Ustaz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA, menjelaskan tata cara serta keutamaan puasa ini, terutama bagi mereka yang memiliki utang puasa Ramadhan.

Mendahulukan Qadha Puasa Ramadhan

Ustaz Syafiq menekankan bahwa sebelum menjalankan puasa syawal, umat Muslim yang masih memiliki utang puasa Ramadhan sebaiknya melunasi terlebih dahulu.

"Bagi yang memiliki utang puasa, hendaknya membayarnya lebih dulu. Jangan sampai kita berpuasa Syawal tetapi belum melunasi utang puasa Ramadhan," ujarnya.

Perbedaan Pendapat Ulama

Beliau juga menyebutkan bahwa terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai apakah puasa syawal bisa digabung dengan qadha Ramadhan. Sebagian ulama memperbolehkan, namun yang terpenting adalah memastikan utang puasa Ramadhan sudah terbayar agar tidak tertinggal.

puasa syawal Boleh Berturut-turut atau Terpisah

Mengenai pelaksanaan puasa syawal, Ustaz Syafiq menegaskan bahwa puasa ini dapat dilakukan secara berturut-turut atau terpisah, tergantung kemampuan masing-masing individu.

"Bisa dilakukan berturut-turut atau tidak, yang penting kita tetap istiqomah dalam menjalankannya," jelasnya.

Keutamaan Puasa di Hari Senin dan Kamis

Sebagian orang memilih menjalankan puasa syawal pada hari Senin dan Kamis, karena kedua hari tersebut memiliki keutamaan tersendiri sebagai waktu diangkatnya amalan kepada Allah SWT.

"Senin dan Kamis adalah hari yang mulia, di mana amalan diangkat. Jadi, menggabungkan puasa syawal dengan puasa sunnah Senin-Kamis juga merupakan pilihan yang baik," tambah Ustaz Syafiq.

Fleksibilitas dalam Pelaksanaan puasa syawal

Dalam ceramahnya, Ustaz Syafiq juga menekankan bahwa tidak ada aturan baku mengenai cara menjalankan puasa syawal, yang penting tetap dilaksanakan sebanyak enam hari. Bahkan, menurut sebagian ulama, jika seseorang tidak sempat berpuasa karena haid atau kondisi lain hingga Syawal berakhir, ia masih dapat menggantinya di bulan Dzulqa’dah.

"Yang penting adalah menyempurnakan enam hari puasa tersebut, meskipun dilakukan di bulan berikutnya bagi yang berhalangan," ujarnya.

Pahala Setara Puasa Setahun

Ustaz Syafiq Riza Basalamah mengingatkan bahwa keutamaan puasa syawal sangat besar. Barang siapa yang menjalankan puasa syawal setelah menunaikan puasa Ramadhan, maka ia akan mendapatkan pahala seolah-olah telah berpuasa selama satu tahun penuh.

Dengan memahami keutamaan dan tata cara puasa syawal ini, diharapkan umat Muslim dapat lebih bersemangat dalam menjalankan ibadah sunnah demi meraih keberkahan dan pahala dari Allah SWT.


Editor : Firda Rachmawati