Kian Berkembang Pesat, Ade Zakir Sebut Sektor Pariwisata Berkontribusi untuk Pembangunan KBB

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengakui sektor pariwisata cukup berkontribusi dalam mendongkrak perekonomian di Bandung Barat.

Kian Berkembang Pesat, Ade Zakir Sebut Sektor Pariwisata Berkontribusi untuk Pembangunan KBB
Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengakui sektor pariwisata cukup berkontribusi dalam mendongkrak perekonomian di Bandung Barat./Agus Satia Negara

INILAHKORAN, Ngamprah - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengakui sektor Pariwisata cukup berkontribusi dalam mendongkrak perekonomian di Bandung Barat.

Pasalnya, geliat Pariwisata di Bandung Barat tidak saja mendorong pembangunan daerah, namun juga membuka lapangan pekerjaan di wilayahnya.

"Alhamdulillah, sekarang ini  industri Pariwisata berkembang pesat. Ditandai dengan terus tumbuhnya destinasi wisata baru yang lebih beragam," kata Pj Bupati Bandung Barat, Ade Zakir, Selasa 23 Juli 2024.

Ade menilai, pesatnya pertumbuhan industri Pariwisata di Bandung Barat yang dibarengi dengan meningkatnya tingkat kunjungan wisata menjadi sesuatu yang menggembirakan.

"Industri Pariwisata di KBB menjadi penyumbang pendapatan asli daerah (PAD), juga memberikan multiplier effect dengan tumbuhnya UMKM, jasa transportasi, dan sektor ekonomi lainnya," sebutnya.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB mencatat, PAD dari sektor Pariwisata pada tahun 2023 dari pajak hotel menyumbang Rp 25 miliar lebih, pajak restoran Rp 56 miliar, dan pajak hiburan Rp 5 miliar lebih.

Di Bandung Barat sendiri terdapat 9 hotel bintang, sementara hotel non bintang/vila/ guest house/ penginapan jumlahnya mencapai 333, restoran dan rumah makan 468, dan biro perjalanan wisata sebanyak 25.

Hingga awal 2024, di Lembang terdapat 49 destinasi wisata, Parongpong 10 destinasi wisata, dan Cisarua 20 destinasi wisata.

Selain di wilayah Lembang Raya, destinasi wisata di Bandung Barat ada di Padalarang 7 destinasi, Cipatat 8, Ngamprah 3, Rongga 20, Sindangkerta 8, Gununghalu 13, Cililin 9, Cikalongwetan 6, Cipongkor 4, Cipeundeuy 4, Saguling 3, dan Batujajar 1.

"Saya bersyukur industri Pariwisata di KBB terus berkembang. Para pengusaha Pariwisata terus berinovasi sehingga membuat wisatawan tak pernah bosan untuk kembali datang di momen liburan," ungkap Ade 

"Seperti pada libur sekolah kemarin, dari laporan yang saya terima ada kenaikan kunjungan sekitar 10 persen dari hari libur biasa," katanya.

Secara pribadi maupun Pemda Bandung Barat, Ade menyampaikan rasa terima kasih kepada para pelaku usaha Pariwisata yang telah berkonstribusi banyak kepada Bandung Barat.

"KBB tidak bisa dibangun hanya mengandalkan pada pemerintah semata, tapi juga harus melibatkan seluruh elemen masyarakat," kata Ade.***


Editor : JakaPermana