Klarifikasi Tri Wulandari, Ibu-Ibu Viral yang Siram Bensin ke Polisi di Sragen

Begini klarifikasi Tri Wulandari, ibu-ibu yang viral karena menyiram bensin ke seorang polisi.

Klarifikasi Tri Wulandari, Ibu-Ibu Viral yang Siram Bensin ke Polisi di Sragen
Klarifikasi ibu-ibu yang siram bensin

INILAHKORAN - Kasus viral penyiraman bensin oleh seorang ibu bernama Tri Wulandari terhadap anggota Polres Sragen terus menjadi sorotan publik. 

Melalui video klarifikasi di akun Facebook pribadinya, Tri akhirnya buka suara dan membeberkan alasan di balik aksinya.

Tri mengaku marah karena laporan yang ia buat ke Polres Sragen pada November 2024 tidak pernah ditindaklanjuti. Laporan tersebut berkaitan dengan hilangnya uang Rp600 juta.

“Saya kecewa, laporan saya dari tahun 2024 itu belum diurus sama sekali. Padahal uang saya yang hilang itu nilainya Rp600 juta,” ujar Tri dalam videonya.

Selain kasusnya yang mandek, Tri mengungkap bahwa dirinya sakit hati karena pernah disebut sebagai ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) oleh aparat. Label tersebut membuatnya merasa dipermalukan dan tidak dihargai.

polisi itu bilang saya ODGJ, saya tidak terima. Cara bicaranya juga tidak enak, makanya saya marah,” jelasnya.

Tri menegaskan bahwa tindakannya bukan tanpa alasan. Rasa kecewa, ditambah dengan cara komunikasi polisi yang menurutnya meremehkan, memicu aksi nekat menyiram bensin ke arah anggota yang berjaga di halaman Mapolres Sragen.

Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai klarifikasi Tri. polisi disebut masih mendalami kasus yang ia laporkan terkait kehilangan dana Rp600 juta, sekaligus menyelidiki aksi penyiraman bensin yang viral di media sosial.

Peristiwa ini pertama kali mencuat setelah diunggah akun TikTok @halokaksragen, memperlihatkan Tri menyiram bensin ke arah polisi hingga korban harus mendapat perawatan medis. Aksi tersebut menuai kecaman warganet karena dinilai sangat membahayakan dan bisa memicu kebakaran besar.


Editor : Firda Rachmawati