Seskab Teddy Klarifikasi soal Video Usir Petinggi LRT saat Peresmian Manggarai
Seskab Teddy klarifikasi soal video viral aksinya yang diduha usir petinggi LRT.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Media sosial dihebohkan oleh beredarnya potongan video yang memperlihatkan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto di dalam gerbong LRT.
Video singkat yang mendadak viral tersebut memicu beragam spekulasi publik hingga memunculkan narasi keliru yang menyebut Seskab Teddy mengusir Direktur LRT dari gerbong kereta.
Menanggapi rumor dan tuduhan yang terlanjur meluas di tengah masyarakat, akun Instagram resmi @catatanseskab merilis tanggapan resmi untuk memberikan klarifikasi. Pihak Sekretariat Kabinet menegaskan bahwa ada konteks penting yang tidak terekam dalam rekaman singkat tersebut.
Melalui unggahannya, akun tersebut meminta publik untuk tidak langsung terprovokasi oleh potongan video yang beredar tanpa mengetahui fakta lapangan secara utuh.
Akun tersebut menuliskan pesan tegas dalam keterangan unggahannya untuk meluruskan kesalahpahaman tersebut. "Yang luput dari kamera.. cek faktanya dulu sebelum termakan narasi yg keliru karena potongan video yang beredar!" tulis akun @catatanseskab.
Dalam unggahan visualnya, tertera pula narasi penjelas yang menyebutkan, "Padahal Seskab Teddy sedang mengatur area untuk memberikan jalan bagi pengguna kursi roda supaya posisinya lebih dekat dan dapat ikut berbincang langsung dengan Presiden Prabowo".
Lebih lanjut, akun tersebut menjelaskan bahwa tindakan Seskab Teddy di lokasi bertujuan murni untuk memfasilitasi aksesibilitas bagi warga penyandang disabilitas.
"Faktanya, Pak Seskab justru sedang menyediakan space agar pengguna kursi roda di belakang bisa maju, lebih dekat, dan berbincang langsung dengan Pak Presiden..." lanjut tulisan dalam unggahan @catatanseskab.
Perhatian dan kepedulian Seskab Teddy tersebut juga berlanjut hingga perjalanan kereta usai. Narasi dalam kiriman video menambahkan, "Bukan cuma itu, setelah kereta LRT berhenti pun, Pak Seskab masih menunggu untuk kemudian membantu penyandang disabilitas tersebut turun..".
Melalui klarifikasi terbuka ini, pihak Sekretariat Kabinet berharap masyarakat dapat lebih cermat dalam menyaring setiap informasi yang tersebar di media sosial.
Editor : Firda Rachmawati

