Klarifikasi Dedi Mulyadi soal Anggaran Rp22 Miliar Kebersihan Masjid Al Jabbar

Dedi Mulyadi, memberikan klarifikasi terkait anggaran Rp22 miliar untuk kebersihan Al Jabbar

Klarifikasi Dedi Mulyadi soal Anggaran Rp22 Miliar Kebersihan Masjid Al Jabbar
Klarifikasi Dedi Mulyadi soal Anggaran Rp22 Miliar Kebersihan Masjid Al Jabbar

INILAHKORAN.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan klarifikasi terkait anggaran Rp22 miliar yang ramai diperbincangkan publik untuk biaya kebersihan Masjid Al Jabbar.

Dalam unggahan video di media sosial, Dedi menjelaskan bahwa angka tersebut bukan sekadar gaji petugas kebersihan, melainkan mencakup berbagai komponen biaya yang terperinci.

Rincian Anggaran Bukan Hanya Gaji

Dedi mengungkapkan, anggaran tersebut digunakan untuk membiayai sekitar 273 tenaga kerja yang bertugas menjaga kebersihan dan operasional kawasan masjid. Namun, total biaya yang muncul merupakan akumulasi dari berbagai komponen, seperti:

Gaji pokok petugas

Jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan

Tunjangan hari raya (THR)

Biaya manajemen

Pajak dan komponen administratif lainnya

Ia menegaskan bahwa seluruh perhitungan dilakukan secara transparan dan mengikuti ketentuan yang berlaku.

Menurut Dedi, pengelolaan kebersihan Masjid Al Jabbar dilakukan secara profesional dengan melibatkan pihak ketiga. Hal ini menyebabkan adanya tambahan biaya seperti management fee dan pajak yang ikut dihitung dalam total anggaran.

“Jadi bukan hanya soal gaji, tapi ada sistem pengelolaan yang lengkap dan sesuai aturan,” jelasnya.

Sebelumnya, angka Rp22 miliar tersebut menuai perhatian warganet karena dinilai cukup besar. Menanggapi hal itu, Dedi menyampaikan apresiasi atas kritik yang diberikan masyarakat, sekaligus menegaskan pentingnya memahami rincian anggaran secara utuh.

Ia berharap klarifikasi ini dapat meluruskan persepsi publik agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait penggunaan anggaran daerah.


Editor : Firda Rachmawati