Kontroversi di Balik Fluminense vs Palmeiras, Pemain Ini Jadi Bulan-bulanan Fans Palmeiras
Palmeiras memenangkan laga penting Fluminense vs Palmeiras 1-2 dalam lanjutan Kompetisi Serie A Brazil. Tapi, bukan berarti tak ada kontroversi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Sao Paulo – Palmeiras memenangkan laga penting Fluminense vs Palmeiras 1-2 dalam lanjutan Kompetisi Serie A Brazil. Tapi, bukan berarti tak ada kontroversi.
Pertandingan Fluminense vs Palmeiras pada lanjutan Kompetisi Serie A Brazil berlangsung di stadion legendaris, Maracana, Rio de Janeiro, Kamis pagi WIB.
Kemenangan dalam laga Fluminense vs Palmeiras ini membuat Palemiras kini naik satu peringkat ke posisi ketiga. Mereka kini mengoleksi 29 poin, hanya berselisih satu poin dari Flamengo di klasemen sementara Serie A Brazil.
Tapi, kemenangan tersebut diwarnai kontroversi. Pemain Palmeiras, Felipe Anderson meninggalkan lapangan pada babak pertama setelah mengalami nyeri di sisi pinggulnya.
Felipe Anderson digantikan Ramón Sosa. Pemain bernomor punggung 7 ini memulai perawatan di bangku cadangan dengan kompres es.
Cedera tersebut terjadi setelah bertabrakan dengan Martinelli pada menit ke-25. Sang gelandang masih berusaha untuk melanjutkan pertandingan, tetapi harus digantikan tak lama kemudian, memaksa Abel Ferreira untuk melakukan pergantian pemain sebelum turun minum.
Yang paling menarik perhatian adalah peran taktis yang diberikan kepada sang pemain. Dimainkan secara bebas, Felipe praktis bertindak sebagai "asisten bek sayap", yang terus-menerus mengawasi pergerakan Vanderlan, yang membatasi kehadirannya di lini serang.
Di media sosial, para penggemar pelit dengan kritik. “Peta panas bek kiri,” tulis seorang penggemar. Yang lain menyindir: “Felipe telah menjadi sekretaris Vanderlan”.
Banyak yang menganggap posisi yang ditarik ini sebagai pemborosan bagi seorang pemain kreatif. Sebagian besar kritik ditujukan kepada staf pelatih, bukan kepada pemain.
“Felipe Anderson mengawal tim. Benar-benar di luar kemampuannya,” kata seorang penggemar Palmeiras.
“Dia memang pantas pergi,” pungkas penggemar lainnya.
Beberapa penggemar bahkan mengaitkan momen tersebut dengan riwayat sang gelandang baru-baru ini.
“Pada tahun 2024, dia bermain buruk karena menghabiskan waktu untuk memperbaiki kesalahan Vanderlan dan Caio Paulista. Saya selalu mendukungnya,” kata seorang penggemar yang terkenal.
Felipe Anderson telah mendapatkan kembali tempatnya di starting line-up setelah penampilan buruk di Piala Dunia.
Kini, dengan cedera baru dan pertanyaan tentang performanya di lapangan, statusnya saat ini di Palmeiras kembali menjadi bahan perbincangan, baik di dalam maupun di luar klub. (*)
Editor : Zulfirman

