Kormi Klarifikasi Ajang Taruhan Bogor Balap Lari di Pakansari Bukan Pihaknya
Kormi Kabupaten Bogor membantah jajarannya terlibat dalam aksi taruhan ajang Bogor Balap Lari di Stadion Pakansari, Cibinong.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Bogor membantah jajarannya terlibat dalam aksi taruhan di ajang Bogor Balap Lari di Stadion Pakansari, Cibinong.
"Kormi Kabupaten Bogor tidak terlibat dalam aksi tawuran dalam ajang Bogor Balap Lari di Stadion Pakansari, Cibinong. Kami menyadari indikasi adanya ajang taruhan dalam kegiatan balap lari jalanan merupakan fenomena yang patut diwaspadai, meskipun biasanya dilakukan secara sembunyi-sembunyi oleh segelintir oknum penonton, tindakan tersebut mencoreng nilai sportivitas olahraga," kata Ketua Kormi Kabupaten Bogor Rieke Iskandar kepada wartawan, Kamis 5 Maret 2026.
Sebagai langkah konkret, Forkopimda melalui Kormi Kabupaten Bogor telah memfasilitasi kegiatan Bogor Balap Lari ini secara resmi di dalam Stadion Pakansari, Cibinong.
Tujuannya diadakan Bogor Dash Run atau Bogor Balap Lari sejatinya untuk mengakomodasi minat anak muda sekaligus memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, kondusif, serta terpantau sepenuhnya sehingga dapat dipertanggungjawabkan dan jauh dari praktik negatif seperti taruhan.
"Bahwa kejadian yang viral di media sosial tersebut terjadi di luar kawasan Stadion Pakansari, tetapi di Jalan Lingkar Luar Pakansari dan bukan merupakan bagian dari acara resmi yang digelar Kormi Kabupaten Bogor. Kami sangat menyayangkan, semangat positif anak-anak muda dalam berolahraga harus tercederai perilaku sebagian kecil penonton yang menjadikan ajang tersebut sebagai tempat bertaruh," tuturnya.
Dia pun mengimbau kepada seluruh anak muda yang melakukan kegiatan balap lari di luar agenda resmi agar tetap menjaga ketertiban.
"Jangan sampai kegiatan yang sejatinya positif bagi kesehatan dan kebersamaan ini menjadi negatif karena melanggar aturan hukum maupun norma masyarakat demi menjaga kepercayaan publik dan aparat penegak," jelasnya.
Editor : Doni Ramdhani


