Kota Bandung Bangun Sistem Deteksi Sosial Lewat Pendataan RW yang Lebih Rinci

Pendataan tingkat RW di Kota Bandung, kini diperkuat melalui program Layanan Catatan dan Informasi Rukun Warga (LACI RW)

Kota Bandung Bangun Sistem Deteksi Sosial Lewat Pendataan RW yang Lebih Rinci
Pendataan tingkat RW di Kota Bandung, kini diperkuat melalui program Layanan Catatan dan Informasi Rukun Warga (LACI RW)

INILAHKORAN.ID - Pendataan tingkat RW di Kota Bandung, kini diperkuat melalui program Layanan Catatan dan Informasi Rukun Warga (LACI RW) yang digunakan memetakan kondisi sosial warga secara lebih detail hingga level lingkungan terkecil.

Sistem tidak hanya berfungsi sebagai pencatatan data, tetapi juga menjadi alat mendeteksi dini berbagai potensi masalah sosial dan keamanan di wilayah kota.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, data dalam LACI RW diperbarui secara berkala setiap tiga bulan agar tetap akurat dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan analisis.

“Yang pasti setiap tiga bulan, kita lakukan update terhadap Layanan Catatan dan Informasi Rukun Warga. Kami juga sedang mendata sekarang berapa banyak rumah, dan pintu kontrakan serta kos-kosan,” kata Farhan, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, pendataan tersebut juga berkaitan dengan pemetaan pendatang usia produktif yang tinggal di rumah kontrakan maupun kos-kosan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

“Karena kami sedang menghitung seberapa banyak potensi yang bisa didapatkan dari sumbangan para kelompok usia produktif yang merupakan pendatang tinggal di Kota Bandung, juga mengantisipasi adanya tindakan kriminal,” ucapnya.

Sambung dia, data yang terkumpul dapat membantu mendeteksi berbagai persoalan sosial maupun potensi kejahatan di lingkungan warga.

“Dengan pendataan itu, banyak sekali yang bisa kita deteksi termasuk berbagai macam bentuk kejahatan. Ada yang namanya pengedar narkobalah, prostitusi terselubunglah, semuanya kita sedang pastikan bahwa setiap RW dan RT menjadi RT dan RW yang istilah anak muda sekarang ‘rese’ gitu. Betul-betul ngetok pintu,” ujar dia.

Farhan juga menyebut, data yang dihimpun LACI RW mencakup berbagai aspek kehidupan warga termasuk kondisi lingkungan dan sosial secara detail. Dia menambahkan, data tersebut diperbarui setiap tiga bulan dan digunakan sebagai dasar pemetaan sosial di tingkat wilayah.

“Banyak. Termasuk berapa banyak rumah yang tidak punya septic tank, itu sesedetail itu. Jumlah anak tidak sekolah, jumlah ibu tunggal, macam-macam. Dan itu sudah diverifikasi oleh BPS. Alhamdulillah bisa dipakai,” tandasnya.***


Editor : JakaPermana