Kota Bandung Catat Kasus TBC Tinggi, Posisi Kedua di Jawa Barat
Kota Bandung menempati urutan kedua di Jawa Barat jumlah penderita TBC, sehingga menjadi perhatian serius pemerintah kota
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Plt Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Dadan Mulyana Kosasih mengatakan, kasus tuberkulosis (TBC) di Kota Bandung masih cukup tinggi.
Kota Bandung menempati urutan kedua di Jawa Barat jumlah penderita TBC, sehingga menjadi perhatian serius pemerintah kota.
"Dalam upaya menekan angka kasus TBC, kami mengundang seluruh camat se Kota Bandung untuk ikut terlibat dalam penanggulangan penyakit ini. Respons dari kecamatan sangat baik, dan semuanya siap berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan," kata Dadan Mulyana Kosasih, Kamis 18 Februari 2026.
Menurut ia, jumlah penderita TBC di Kota Bandung terus menjadi fokus pemerintah karena datang ke layanan kesehatan dalam berbagai kondisi. Beberapa pasien datang tanpa gejala, sementara yang lain sudah mengalami batuk lebih dari dua minggu. Ada pula kasus yang terdeteksi melalui screening ibu hamil.
Gejala TBC yang perlu diwaspadai antara lain batuk lebih dari dua minggu, penurunan berat badan dan keringat malam. Dadan menekankan, pentingnya deteksi dini dan pengobatan tepat waktu. "Jika muncul gejala tersebut, segera periksakan diri ke puskesmas agar pengobatan bisa dilakukan sedini mungkin," ucapnya.
Dinas Kesehatan Kota Bandung bersama kecamatan, ditambahkan ia terus mendorong masyarakat untuk aktif dalam pencegahan TBC. Program tersebut mencakup edukasi masyarakat, pemeriksaan rutin dan koordinasi lintas sektor untuk memastikan pasien menerima pengobatan lengkap.
"Dengan tingkat kasus yang tinggi, kami berharap kesadaran masyarakat akan gejala TBC semakin meningkat. Penanganan TBC yang cepat dan tepat, diharapkan dapat menurunkan angka kasus dan mencegah penyebaran penyakit di Kota Bandung," ujar dia.
Editor : Ahmad Sayuti

