Dinkes Kota Bogor Jadikan Aparatur Wilayah Garda Terdepan Penanggulangan TBC
Kepala Dinkes Kota Bogor Erna Nuraena menerangkan, tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu tantangan besar yang memerlukan penanganan berkelanjutan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kepala Dinkes Kota Bogor Erna Nuraena menerangkan, tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu tantangan besar dalam kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan serius, terpadu dan berkelanjutan.
"Sebagai wujud komitmen tersebut kami telah menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) Percepatan Eliminasi TBC Kota Bogor Tahun 2025–2029. Dokumen ini menjadi acuan bersama bagi seluruh perangkat daerah termasuk aparatur wilayah," kata Erna, Jumat 27 Maret 2026.
Di melanjutkan, selain itu pihaknya juga telah membentuk Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) sesuai Keputusan Wali Kota Bogor (Kepwal) sebagai langkah penguatan koordinasi lintas sektor.
"Setiap bagian dari TP2TB Kota Bogor memiliki peran penting dalam mengoordinasikan dan mempercepat upaya penanggulangan TBC di kecamatan dan kelurahan se-Kota Bogor," paparnya.
Erna membeberkan, diharapkan aparatur wilayah memahami peran dan tanggung jawabnya serta menyusun langkah-langkah konkret dalam percepatan penuntasan TBC di Kota Bogor.
"Sebagai bentuk dukungan terhadap pemantauan di tingkat wilayah, saat ini camat dan lurah di Kota Bogor telah memiliki akses terhadap Sistem Informasi SIGEULIS, yang menampilkan jumlah dan sebaran kasus TBC di masing-masing wilayah," bebernya.
Erna juga mengatakan, proses penyusunan RAD dilakukan secara partisipatif melalui berbagai pertemuan yang melibatkan lintas program di Dinkes, lintas sektor di lingkungan Pemkot Bogor, organisasi masyarakat, akademisi, serta mitra pembangunan.
Editor : Doni Ramdhani


